Anggota DPRD Pandeglang dari PKS Diduga Melakukan Kekerasan Terhadap Mantan Kekasihnya

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang, Rifqi Rafsanjani, yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), saat ini tengah menjadi sorotan publik terkait dugaan kekerasan terhadap mantan kekasihnya dan penyalahgunaan identitas mantan kekasihnya untuk mengajukan pinjaman online (pinjol). Kasus ini mulai mencuat setelah informasi mengenai dugaan tindakan kekerasan dan penipuan tersebut beredar di media sosial, khususnya di platform Twitter (X).

Menurut keterangan yang diterima, Rifqi diduga terlibat dalam kekerasan terhadap mantan kekasihnya. Kasus ini semakin memperburuk citra Rifqi, yang sebelumnya dikenal sebagai anggota DPRD yang terlibat dalam kegiatan politik di tingkat kabupaten. Tak hanya itu, Rifqi juga diduga menggunakan identitas mantan kekasihnya tersebut untuk mengajukan pinjaman online tanpa persetujuan dari korban. Dalam percakapan WhatsApp yang sempat tersebar di media sosial, Rifqi tampak meminta pembayaran pinjaman online yang diajukan atas nama mantan kekasihnya kepada kekasih baru korban.

Perbuatan ini menunjukkan adanya indikasi manipulasi dan pemanfaatan identitas orang lain untuk tujuan pribadi yang tidak sah. Tindakan ini tidak hanya merugikan mantan kekasih Rifqi, tetapi juga menambah daftar masalah hukum yang kini tengah dihadapinya.

Rifqi, yang juga merupakan anak dari Kasatpol Pamong Praja Kabupaten Pandeglang, Agus Amin Mursalin, semakin menarik perhatian publik mengingat peran keluarganya yang cukup menonjol di Pemerintahan Kabupaten Pandeglang. Meskipun hingga saat ini pihak keluarga tidak memberikan pernyataan resmi, keterlibatan seorang pejabat publik dalam kasus ini menambah kompleksitas masalah, mengingat ekspektasi masyarakat terhadap integritas dan perilaku anggota DPRD serta aparat pemerintahan.

Menanggapi tuduhan tersebut, Humas Fraksi PKS DPR RI memberikan tanggapan terkait dugaan kekerasan yang dilakukan oleh Rifqi Rafsanjani. Humas PKS menyatakan akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius. “Baik. Terima kasih informasinya. Kami akan coba tindaklanjuti,” ungkap pihak Humas Fraksi PKS DPR RI, memberikan sinyal bahwa partai tersebut akan menelusuri masalah ini lebih lanjut.

Fraksi PKS yang dikenal memiliki komitmen terhadap isu-isu sosial dan politik tentu akan menempatkan perhatian besar terhadap dugaan kekerasan dan penyalahgunaan yang terjadi. Mengingat bahwa anggota DPRD seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat, partai tersebut kemungkinan akan melakukan investigasi internal untuk memastikan bahwa semua anggota mereka bertindak sesuai dengan prinsip etika yang tinggi.

Suara Nasional mencoba untuk menghubungi Rifqi Rafsanjani melalui no WA Lukman sebagaimana yang tertera di Instagram milik anggota DPRD P yang akun Instagram pribadinya melalui Lukman, namun hingga berita ini diturunkan, pihak yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan kekerasan dan penyalahgunaan identitas tersebut.

 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News