Oleh: Drs. Madropi, M. Pd
Ramadhan adalah bulan suci, bulan mulia bulan barokah dan bulan yang penuh rahmat maghfiroh ampunan Allah SWT. Didalamnya diturunkannya al-Quran karim sebagai Hudan linnas pedoman hidup bagi manusia dan terdapat pula malam lailatul Qodar yang apabila beribadah lebih baik dari 1000 bulan.. Ada tiga amalan yang dapat kita lakukan, apabila puasa Ramadhan kita ingin menjadi sempurna :
1. Niatkan dengan tekad yang kuat untuk mensucikan hati dan memberesihkan jiwa dari segala kotoran noda, dosa dan maksiat.
Firman Allah:
قَدْ اَفْلَحَ مَنْ زَكّٰىهَاۖ وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسّٰىهَاۗ
Artinya: “ sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu) dan sungguh rugi orang yang mengotorinya”. (asy-Syamsi 9-10)
Manusia bukanlah Iblis yang selalu salah dan berdosa, bukan pula Malaikat yang selalu benar dan tidak pernah berdosa, namun diantara salah dan benar itulah perbuatan manusia. Dibulan Ramadhan yang suci, mulia dan penuh maghfirah ampunan Allah SWT inilah mari kita sucikan hati, bersihkan jiwa dari segala kotoran noda dosa dan maksiat dengan memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala hilap dan dosa yang telah dilakukan. Kemudian.kita stop seluruh perbuatan noda, dosa dan maksiat dengan tidak mengulangi lagi dan meninggalkan untuk selama-lamanya.
اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
Artinya: “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri”. (al-Baqoroh 222)
2. Kuwatkan Iman dan takwa dengan memperbanyak amalan shaleh,
Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, momentum dilipat gandakannya amal kebajikan dengan berlipat ganda tampa ada batas dan perhitungan, Allah akan melipat gandakannya kepada orang yang dikehendaki. Di bulan Ramadhan yang berkah ini, mari kita memperbanyak amalan shaleh, baik keshalehan pribadi seperti: Tadarus membaca quran, qiyamul lail, I’tikap sepuluh hari diakhir ramadhan, maupun keshalehan sosial seperti: membantu kaum Dhuafa, peduli pada pakir miskin dan anak yatim. Allah SWT berfirman:
وَالْعَصْرِۙ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ࣖ
Artinya: “ Demi masa, sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran”. (al-Asr 1-3)
3. Perbanyak munajat kepada Allah SWT untuk memohon pertolonganNya
Manusia adalah makhluk yang lemah, makhluk yang senatiasa membutuhkan pertolongan Allah SWT dalam hidupnya, bahkan tampa pertolonganNya manusia tidak akan memiliki kekuatan daya dan upaya apapun. Karena itu, pada setiap shalat kita ucapkan:
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ
Artinya: “ Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan”. (Q.S. al-Fatihah 5)
Maka bulan Ramadan yang penuh dengan barokah dan ampunannya adalah saat yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bermunajat memohon maunahNya dan saat-saat diangkat dikabulkannya doa’ bagi orang-orang memohon.
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
Artinya: “Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. (Q.S. al-Baqoroh 186)
Mudah-mudahan kita semua termasuk orang-orang yang sanggup mengamalkan amalan tersebut, sehingga puasa Ramadhan kita menjadi Ramadhan yang sempurna. Amin ya Allah ya robbal a’lamin