Neo Orde Baru (Neo Orba) bangkit kembali dengan melancarkan propaganda dan fitnah bahwa Bung Karno dan PDIP komunis.
Demikian dikatakan Koordinator Gardu Banteng Marhaen (GBM) Sulaksono Wibowo dalam pernyataan kepada suaranasional melalui email, Ahad (28/6/2020). “Ada dugaan uang dari keluargaa Cendana mengalir kepada demonstran yang mendeskreditkan Bung Karno dan PDIP,” ungkapnya.
Kata Sulaksono, Neo Orba sangat membenci dengan Bung Karno dan PDIP. “Walaupun sudah reformasi, kekuatan Orde Baru masih kuat,” ujarnya.
Menurut Sulaksono, kelompok kadal gurun alias kadrun diduga kuat dipakai keluarga cendana untuk menghantam Bung Karno dan PDIP. “Beberapa petinggi FPI, GNPF Ulama maupun kelompok oposisi sangat dekat dengan Tomy Soeharto,” papar Sulaksono.
Selain itu, ia mengatakan, rakyat sudah sangat cerdas menyikapi kebangkitan neo Orde Baru melalui para kadrun. “Rakyat tetap membela Bung Karno sebagai tokoh bangsa dan bukan PKI,” pungkasnya.