Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Rakyat (PGR) Kabupaten Lamongan menyatakan optimisme tinggi untuk lolos verifikasi dan seleksi sebagai peserta Pemilu 2029. Partai politik baru yang bertransformasi dari organisasi kemasyarakatan (ormas) relawan Anies Baswedan ini terus mematangkan struktur dan konsolidasi internal di tingkat daerah.
Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Lamongan, Miftakhul Jannah, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (24/2/2026), menegaskan kesiapan pihaknya dalam menghadapi tahapan verifikasi partai politik.
“Perkenankan saya sebagai Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa kami optimis dan mempersiapkan penuh segala sesuatu untuk lolos verifikasi dan seleksi menjadi peserta Pemilu 2029,” ujarnya.
Ia menjelaskan, struktur kepengurusan DPD Lamongan telah terbentuk lengkap. Posisi sekretaris dijabat Ely Qomariyah dan bendahara dipercayakan kepada Asy’ari. Sebelum berbentuk partai politik, GERAK merupakan ormas yang telah menggelar rapat kerja nasional dan deklarasi di Jakarta, dihadiri perwakilan dari 38 provinsi. Struktur kepengurusan pun telah terbentuk mulai dari tingkat DPP, DPW, DPD hingga DPC.
Menurut Miftakhul Jannah, komposisi pengurus di Lamongan berasal dari beragam latar belakang, mulai dari takmir masjid, pengurus yayasan, guru, tokoh agama di Paciran, petani, petambak hingga buruh. Bahkan, sejumlah kader dari lintas partai juga telah bergabung ke Partai Gerakan Rakyat.
“Kami saat ini masih bergerak secara silent. Insyaallah menjelang akhir Ramadan akan mengadakan kegiatan sosial seperti pembagian takjil, zakat fitrah dan sembako untuk warga kurang mampu. Penyaluran akan dilakukan langsung ke penerima tanpa menggunakan kupon agar tertib dan mengantisipasi membludaknya massa. Semua kami persiapkan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Secara administratif, pihaknya menyebut telah menyelesaikan sejumlah persyaratan di tingkat kabupaten, termasuk pengurusan di Kesbangpol Lamongan dan sekretariat DPC. Dari total 27 kecamatan di Lamongan, saat ini masih terdapat empat kecamatan yang dalam proses pembentukan kepengurusan dan ditargetkan rampung setelah Lebaran.
Partai Gerakan Rakyat mengusung logo berwarna oranye dengan gambar harimau, yang dimaknai sebagai simbol keberanian dalam menghadapi setiap tantangan dan risiko sebagai konsekuensi perjuangan politik.
Terkait strategi pemenangan Pemilu 2029, DPD PGR Lamongan menekankan pentingnya penguatan fungsi pengawasan di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS). Belajar dari pengalaman Pilpres 2024, mereka menilai masih banyak suara yang tidak terjaga secara optimal karena basis gerakan sebelumnya lebih bersifat relawan.
“Ke depan kami akan lebih serius menyiapkan saksi dan pemantau. Kami akan membentuk koordinator hingga tingkat RT untuk memperkuat pengawasan dan pengamanan suara di TPS,” tegasnya.
DPD PGR Lamongan juga menegaskan komitmennya untuk kembali mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden pada 2029. Dengan konsolidasi struktural yang terus diperkuat dan basis massa yang diklaim semakin meluas, partai ini optimis dapat menjadi kekuatan politik baru yang diperhitungkan di Kabupaten Lamongan maupun secara nasional. Pewarta: Hadi Hoy





