Puasa Ramadhan Dapat Meraih Gelar Takwa

Oleh: Drs Madropi M.Pd

Ramadhan adalah bulan suci, bulan rahmat, bulan maghfiroh dan bulan yang penuh dengan berbagai kemuliaan. Diantara kemuliannya adalah diwajabkan berpuasa ramadhan, sebagaimana firman Allah Q.S. al-Baqoroh ayat 183

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, mudah mudahan kamu bertakwa.

Ada 4 pelajaran penting yang wajib kita ambil dari  makna ayat perintah puasa Ramadhan

1.     يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا   Artinya: wahai orang-orang yang beriman

Kata yaa, dalam ilmu balagh/ bahasa disebut  a’latun nida, suatu panggilan khusus  yang ditunjukan kepada orang yang beriman dan kata iman menurut Ath-Thabari dan Ibnu Katsir; Iman kepada Allah dan rasulya, sehingga yang diterima puasanya hanya orang yang beriman kepada Allah dan rasulnya, yang tidak beriman tidak akan diterimanya.

Prof. DR. Hamka dalam tafsirnya al-Azhhar, bahwa Ibnu masu’d pernah mengatakan;  Apabila suatu ayat telah ditujukan kepada orang yang percaya, maka sebelum perintah itu sampai, Allah telah memperhitungkannya terlebih dahulu, bahwa hanya orang yang berimanlah yang sanggup melaksanakan perintah ibadah puasa Ramadhan,  yang tidak beriman tentu tidak akan sanggup melaksanakannya.

Baca juga:  Hukum Puasa Orang Tua Lemah dan Pikun

2.     كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ   Artinya : Telah diwajibkan atas kamu berpuasa

Perintah berpuasa ramadhan diwajibkan pada tahun ke 2 setelah  rasulullah SAW hijrah dari kota Makah ke kota Yastrib/Madinah, dimana sebelumnya dilakukan puasa Ayyamun Bidh 3 hari di pertengahan bulan dan puasa Asyuro pada tanggal 10 dibulan muharram. Untuk membedakan syariat kenabian dan kerasulan Muhammad SAW dari nabi dan rasul sebelumnya, Allah menurunkan perintahkan berpuasa Ramadhan selama 1 bulan penuh

Puasa ramadhan adalah menahan diri dari makan, minum, hubungan suami istri serta segala yang membatalkannya dimulai terbit pajar sampai terbenamnya matahari dengan niat ikhlas karena Allah SWT

3.         كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ   Artinya : Sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu.

Puasa, ternyata bukan hanya diwajibkan kepada umat nabi Muhammad saja, melainkan umat-umat sebelum nabi Muhammadpun telah berpuasa, seperti puasa nabi Daud, sehari puasa sehari tidak. Puasa Nabi musa selama 40 hari, bahkan ada puasa yang lebih berat lagi, puasanya nabi Zakaria dan Siti Maryam dengan tidak boleh berbicara.

Baca juga:  Puasa dapat Tingkatkan Kesuburan Pria dan Wanita

4.       لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ     Artinya : Mudah-mudahan kamu bertakwa

Menurut Prof. Dr. Hamka, kewajiban puasa, bukan hanya diwajibkan kepada umat manusia saja, melainkan makhluk-makhluk lainpun berpuasa hanya beda tujuan. Ular berpuasa dengan cara ganti kulit, tujuannya agar kulitnya kebal dari tusukan duri-duri dan krikil-krikil tajam. Ulat berpuasa dengan cara berubah menjadi kepongpong, tujuannya supaya menjadi kupu-kupu yang kelihatan canti dan indah. Ayam berpuasa, dengan cara mengeram, tujuannya regenerasi supaya memiliki anak .

Maka manusia  berpuasa dengan puasa Ramadhan, tujuannya adalah mudah-mudahan menjadi manusia takwa. Dan takwa adalah gelar tertinggi, predikat termulia bagi manusia disisi Allah SWT. Sebagaimana Firmannya Q.S. al-Hujurat 13

اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ

Artinya:. Sesungguhnya manusia paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.

Mudah-mudahan kita semua dapat  menjalankan ibadah puasa ramadhan sebulan penuh, sehingga dengan ibadah puasa Ramadhan pada saat mulih kajati, mulang ka asal Kembali keharibaan Allah dapat menjadi manusia yang takwa yang menyandang gelar teringgi serta predikat termulia dihadapan Allah SWT. Amin ya Allah ya robbal a”lamin

Simak berita dan artikel lainnya di Google News