Koordinator Laskar Cinta Jokowi, Suhandono Baskoro, meminta Presiden Prabowo Subianto untuk tidak mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya. Menurutnya, kinerja Polri di bawah kepemimpinan Listyo Sigit selama ini menunjukkan berbagai capaian positif serta tingkat kepercayaan publik yang tetap terjaga.
Suhandono menilai, stabilitas keamanan nasional yang relatif kondusif dalam beberapa tahun terakhir tidak lepas dari peran strategis Kapolri beserta jajaran kepolisian. Ia menyebutkan, berbagai agenda nasional, mulai dari pengamanan pemilu, penanganan konflik sosial, hingga dukungan terhadap program pembangunan pemerintah, dapat berjalan dengan baik berkat kepemimpinan yang dianggap adaptif dan profesional.
“Selama ini Polri di bawah Jenderal Listyo Sigit sangat dipercaya masyarakat. Banyak prestasi yang telah ditorehkan, baik dalam menjaga keamanan maupun mendukung kebijakan pemerintah untuk kepentingan rakyat,” ujar Suhandono dalam keterangannya, Jumat (6/2/2026).
Ia menambahkan, kesinambungan kepemimpinan di tubuh Polri penting dijaga agar program reformasi kelembagaan yang telah berjalan tidak terhenti di tengah jalan. Menurutnya, perubahan pucuk pimpinan yang tidak didasarkan pada evaluasi objektif berpotensi mengganggu stabilitas internal institusi maupun koordinasi lintas sektor.
Lebih lanjut, Suhandono menilai Jenderal Listyo Sigit berhasil membawa Polri lebih terbuka terhadap kritik publik serta mendorong modernisasi pelayanan berbasis teknologi. Transformasi digital dalam layanan kepolisian, peningkatan transparansi penanganan perkara, hingga pendekatan humanis kepada masyarakat disebut sebagai bagian dari capaian yang dirasakan langsung oleh publik.
Selain itu, ia juga menyoroti peran Polri dalam menjaga iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi. Keamanan yang terjaga, kata dia, menjadi faktor penting dalam menarik kepercayaan dunia usaha serta mendukung program pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintah.
“Stabilitas keamanan adalah fondasi pembangunan. Dalam konteks ini, Kapolri Listyo Sigit telah menunjukkan kinerja yang sejalan dengan visi besar pemerintahan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” katanya.
Suhandono berharap Presiden Prabowo mempertimbangkan secara matang setiap langkah terkait posisi Kapolri, dengan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Ia menegaskan, dukungan terhadap keberlanjutan kepemimpinan Listyo Sigit bukan semata persoalan figur, melainkan menjaga konsistensi reformasi institusi serta stabilitas nasional.
“Yang terpenting adalah kepentingan rakyat dan bangsa. Jika kinerja masih baik dan kepercayaan publik tetap tinggi, maka kesinambungan kepemimpinan menjadi pilihan yang bijak,” pungkasnya.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Istana terkait isu pergantian Kapolri. Namun dinamika tersebut terus menjadi perhatian publik, seiring besarnya peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah berbagai tantangan nasional ke depan.





