Astra Lanjutkan Bantuan Pascabencana Sumatra, Fokus Air Bersih, Sanitasi, dan Layanan Kesehatan

Melalui Nurani Astra, Astra bersama perusahaan-perusahaan Grup Astra kembali menyalurkan bantuan tanggap darurat untuk mendukung penanganan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan ini merupakan lanjutan dari tahap pertama yang telah disalurkan sejak Desember 2025 dan dilanjutkan secara bertahap pada awal 2026.

Pada tahap pertama, Nurani Astra telah menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan pokok, antara lain 135,68 ton beras, 10.000 liter air bersih layak konsumsi, 5.477 kaleng sarden, 7.881 liter minyak goreng, 1.263 dus mie instan, 1.286 kilogram gula pasir, 1.895 dus teh, 2.560 paket kebutuhan kebersihan dan sanitasi personal, serta 992 kaleng susu.

Sementara itu, pada tahap lanjutan ini, Astra menyalurkan 600 paket shelter yang terdiri dari tenda darurat, alas kasur, dan selimut, 900 paket sembako, 600 paket kebutuhan kebersihan dan sanitasi personal, renovasi masjid, pembangunan lima unit instalasi air bersih dan fasilitas sanitasi, 750 paket perlengkapan sekolah, 620 perlengkapan ibadah, serta layanan bantuan medis.

Seluruh bantuan tersebut disiapkan berdasarkan kebutuhan di lapangan dan disalurkan secara bertahap sesuai kondisi serta prioritas wilayah terdampak.

“Melalui bantuan tenda darurat, air bersih, fasilitas sanitasi, kesiapan ambulans, dan berbagai dukungan lainnya di tahap ini, Astra berharap dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak pada awal masa pemulihan,” ujar Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/1/2026).

Dalam pendistribusiannya, Nurani Astra bersinergi dengan berbagai lembaga kemanusiaan serta instansi pemerintah. Bantuan disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, antara lain Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Kabupaten Bireuen di Aceh; Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan di Sumatra Utara; serta Kabupaten Agam di Sumatra Barat.

Selain penyaluran bantuan logistik, upaya penanganan pascabencana juga dilakukan melalui kolaborasi Grup Astra bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sejak 26 Desember 2025, kerja sama ini diwujudkan melalui pemeriksaan dan perbaikan unit ambulans serta kendaraan operasional dinas kesehatan di wilayah terdampak.

Hingga saat ini, sebanyak 126 unit ambulans telah diperiksa dan diperbaiki. Ambulans tersebut tersebar di empat titik di Aceh, 17 titik di Sumatra Utara, dan 10 titik di Sumatra Barat. Proses revitalisasi armada ini melibatkan dukungan dari AUTO2000, Astra Daihatsu, dan Astra Isuzu untuk memastikan kesiapan layanan kesehatan dalam situasi darurat.

Astra menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kontribusi sosial yang berkelanjutan. Perusahaan juga akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta menyesuaikan dukungan sesuai kebutuhan.

“Ke depan, Astra akan terus bersinergi dengan berbagai lembaga kemanusiaan dan instansi pemerintah agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak masyarakat terdampak,” tutup Djony.

 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News