_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"http://suaranasional.com","Category":"http://suaranasional.com/category/news/butuh-bantuan/","Archive":"http://suaranasional.com/2017/08/","Post":"http://suaranasional.com/2017/08/21/wartawan-senior-sebagian-orang-china-tak-muliakan-indonesia/","Page":"http://suaranasional.com/karir/","Attachment":"http://suaranasional.com/2017/08/21/wartawan-senior-sebagian-orang-china-tak-muliakan-indonesia/41f40574e0982c2f5385ca6b3836b007-jpg/","Nav_menu_item":"http://suaranasional.com/2016/03/11/5480/","Vecb_editor_buttons":"http://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Monday , 21 August 2017
Breaking News
Home > Politik > Ini Dia Alasan Media Online Singapura Olok-olok Presiden Jokowi

Ini Dia Alasan Media Online Singapura Olok-olok Presiden Jokowi

Presiden Jokowi (Tibunnews)

Presiden Jokowi (Tibunnews)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus memperbaiki bahasa Inggrisnya karena menjadi olokan media online ternama Singapura, Mothership.SG.

“Jokowi harus memperbaiki bahasa Inggrisnya, atau hanya menggunakan bahasa Indonesia saja,” kata pengamat politik Muslim Arbi dalam keterangan kepada suaranasional, Rabu (25/8).

Menurut Muslim, media online Singapura yang mengolok-olok bahasa Inggris Presiden Jokowi menandakan kewibaan negara Indonesia di bawah mantan Wali Kota Solo itu sangat jatuh.

“Kalau mengkritik tak masalah, ini mengolok-olok, mungkin saja, media online Singapura itu melihat Jokowi sangat lemah kepemimpinan dan menggunaka bahasa Inggris yang benar, dan ini kesempatan untuk mengolok-olok. Media Singapura pun tahu Jokowi tidak punya wibawa di kawasan ASEAN,” ungkap Muslim.

Ketidakmampuan Jokowi berbicara dalam bahasa Inggris dengan fasih kembali menjadi bahan olokan. Kali ini, yang mengolok Jokowi adalah media online ternama Singapura, Mothership.SG

Artikel Mothership.SG dengan judul “Nation-building Straits Times releases unflattering Jokowi video”. Artikel yang ditulis oleh Martino Tan menampilkan video wawancara Jokowi dengan  Straits Times yang direkam di Istana Bogor pada akhir Juli lalu.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum