_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"http://suaranasional.com","Category":"http://suaranasional.com/category/news/butuh-bantuan/","Archive":"http://suaranasional.com/2017/01/","Post":"http://suaranasional.com/2017/01/16/tokoh-muhammadiyah-konflik-fpi-vs-gmni-pengalihan-isu-kasus-ahok/","Page":"http://suaranasional.com/karir/","Attachment":"http://suaranasional.com/2017/01/16/whatsapp-update-baru-tidak-gratis-lagi/whatapps/","Nav_menu_item":"http://suaranasional.com/2016/03/11/5480/"}}_ap_ufee
Tuesday , 17 January 2017
Breaking News
Home > Tag Archives: Jokowi

Tag Archives: Jokowi

PM Jepang ke Indonesia akan Investasi Besar-besaran

Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (IST)

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan membawa delegasi bisnis yang terdiri atas puluhan CEO perusahaan Jepang dalam lawatannya ke Indonesia pada 15-16 Januari 2017. “Hingga saat ini ada 29 pebisnis yang ada dalam daftar saya, dan kami (Jepang) ingin memperlihatkan potensi investasi di Indonesia kepada mereka,” kata Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kozo Honsei di Jakarta, Rabu, (11/1). Honsei ... Selengkapnya »

Ketumnya Kritis ke Penguasa dan Ahok, Pemuda Muhammadiyah Terancam Perpecahan

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (IST)

Pemuda Muhammadiyah di ambang perpecahan setelah kader yang diganti dari kepengurusan tidak terima dan akan mengelar musyawarah luar biasa. “Kalau sampai pengurus Pemuda Muhamamdiyah menggelar Munaslub, itu arahnya sudah jelas mau memecah belah Pemuda Muhammadiyah,” kata pengamat politik Zainal Abidin kepada suaranasional, Kamis (12/1). Menurut Zainal, Ketum PP Muhammadiyah mempunyai kewenangan penuh untuk mengganti kepengurusan yang dianggap melenceng. “Saya menduga ... Selengkapnya »

Gaya Manajemen Suka-suka Rezim Jokowi dan Penuh Kekonyolan

Presiden Jokowi (Tibunnews)

Rezim Joko Widodo (Jokowi) memimpin dengan gaya manajemen suka-suka, dan lebih menyedihkan lagi ketika logika berpikir yang digunakan semakin tidak mencerminkan perlindungan kepada rakyat, bangsa dan negara, akan tetapi menggunakan logika yang menyesatkan.Demikian dikatakan mantan Relawan Jokowi, Ferdinand Hutahean kepada suaranasional, Rabu (11/1). “Saya dan tentu banyak kalangan akan mengernyitkan dahi melihat realita kepemimpinan rezim sekarang,” ungkap Ferdinand.  Kata Ferdinand, ... Selengkapnya »

Jubir Era Presiden Gus Dur Nilai Polri Sangat Lebay Lindungi Jokowi

Adhie Massardi (IST)

Sikap polri sudah melampui batas dan berlebihan dalam melindungi Presdiden Joko Widodo (Jokowi) sehingga orang-orang yang mengkritik mantan wali Kota Solo mendapat status tersangka dan dituding makar. “Tindakan Polri dalam melindungi pemerintahan Joko Widodo sudah melampaui batas sehingga bukannya menjaga dan meningkatkan kewibawaan pemerintahan,” kata Juru Bicara Era Presiden KH Abdurrahman wahid (Gus Dur) Adhie Massardi, Selasa (10/1) dikutip dari ... Selengkapnya »

Presiden Jokowi Nilai Megawati Sosok Pejuang Demokrasi

Presiden Joko Widodo berpidato pada HUT PDIP ke 44

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai pejuang demokrasi yang memegang teguh prinsip. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi kepada wartawan setelah menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan Ke-44 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Selasa (10/1). “Ya, kan jelas ya. Bahwa Ibu Megawati itu kan Pejuang Demokrasi. Artinya apa? Yang tidak demokratis, yang ... Selengkapnya »

Presiden Jokowi Sangat Rendah Nasionalismenya dan Tampil klemak-klemek

Presiden Jokowi (Tibunnews)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menganggap pengibaran bendera OPM di KJRI  Melbourne Australia menunjukkan nasionalisme rendah. “Presiden Jokowi yang sangat rendah nasionalismenya dan tampil klemak-klemek,” kata mantan anggota DPR Djoko Edhi Abdurrahman kepada suaranasional, Rabu (11/1). Kata Djoko, harusnya Jokowi sebagai pemimpin bangsa Indonesia memiliki rasa nasionalisme serta menjaga martabat di kancah internasional termasuk dalam menghadapi kelompok OPM di Australia. ... Selengkapnya »

Disebut Jokowi Tegur Jenderal Gatot Nurmantyo, Bukti Panglima TNI Berpihak ke Rakyat dan Negara

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (IST)

Berita di Reuters yang menyebutkan Jenderal Gatot Nurmantyo mendapat teguran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandakan Panglima TNI itu telah menjalankan tugas negara dan berpihak ke rakyat. “Kalau Panglima TNI itu sudah terdidik di akademi militer dan nasionalisme tidak diragukan untuk menyelamatkan bangsa dan negara dan berbeda dengan pemimpin karbitan ala media,” kata pengamat politik Muhammad Huda kepada suaranasional, Selasa ... Selengkapnya »

Harga Cabai Melangit, Jokowi Salahkan Musim

Presiden Jokowi (IST)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kenaikan harga cabai rawit merah yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia beberapa waktu belakangan ini disebabkan karena cuaca dan musim yang buruk pada 2016. “Yang namanya harga tergantung suplay dan demand,” kata Jokowi di Pasar Kanjen, Kabupaten Pekalongan pada Senin (9/1) pagi. Kata mantan Wali Kota Solo ini,  harga komoditas yang fluktuatif bisa terjadi ... Selengkapnya »

Progres 98: Penulis “Jokowi Undercover” Bikin Jokowi dan Pengikutnya Stres

Buku Jokowi Undercover (IST)

Manuver Bambang Tri yang membuat buku berjudul “Jokowi Undercover” juga terbilang sukses menarik perhatian publik. Dengan modal yang pas-pasan, terbukti mampu membuat Jokowi dan loyalisnya ketar-ketir serta stess berat. Demikian dikatakan Ketua Progres 98 Faizal Assegaf kepada suaranasional, Senin (9/1). “Tidak penting siapa yang menjadi dalang di balik drama “Jokowi Undercover”. Sebab yang dinantikan oleh rakyat adalah sikap jujur Jokowi ... Selengkapnya »

Ajudan Era Presiden Soeharto Tegaskan Penarikan Buku “Jokowi Undercover” tak Punya Dasar Hukum

jokowiundercover

Aparat kepolisian yang meminta penarikan buku berjudul “Jokowi Undercover” tak punya dasar hukum di Indonesia. “Apa dasar hukumnya jika polri minta para pembeli buku mengembalikan buku yang sudah dibeli ke polri,” kata Ajudan Presiden Soeharto, Anton Tabah, Jumat (6/1) dikutip dari Republika Online. Kata mantan petinggi di Mabes Polri ini buku “Jokowi Undercover tidak berisi paham terlarang seperti komunis atau ... Selengkapnya »