Faizal Assegaf: Dinasti Megawati dan Jokowi Saling Menikmati Kekuasaan

Megawati Soekarnoputri tidak memecat Joko Widodo (Jokowi) karena keduanya saling menikmati kekuasaan.

“Tentang dinasti Jokowi, tak kalah rusaknya perilaku politik dinasti Megawati. Dalam pembagian kekuasaan, saling menikmati. Tak heran hingga kini, PDIP ogah memecat Jokowi yang dituding berkhianat,” kata kritikus Faizal Assegaf di akun X, Selasa (19/3/2024).

Kata Faizal, rakyat semakin matang dan cerdas memahami drama politik PDIP dan Jokowi. “Di arena demokrasi tipu-minipu, kedua kubu tampil sebagai pemenang. Rakyat dipasung aneka kekalahan dalam bernegara,” paparnya.

Baca juga:  Negara Rela Korban Segalanya Demi Lindungi Ahok

Sebagai sebuah partai politik, kata Faizal, penyajian syahwat dinasti politik tersebut telah berlangsung lama. Para kader dan relawannya menjadi pelayan setia. Bukan memperjuangkan rakyat, tapi takluk pada kehendak dinasti.

“Lakon serupa tak beda dengan pola relasi kekuasaan Jokowi dan loyalisnya. Seolah peternakan politik, dimana para relawannya digiring dalam pengabdian membabi-buta. Pokoknya Jokowi dan keluarganya benar dan wajib dibela,” jelasnya.

Rusak dan bobroknya kepemimpinan Jokowi, mengkonfirmasi amburadulnya praktek dinasti politik Megawati. Hanya beda peran. Sama-sama merusak kehidupan bernegara dalam kurun waktu yang panjang.

Baca juga:  Paket Ekonomi II tak Meroket, Jokowi Mulai Salahkan Para Menteri

“Sudah saatnya rakyat yang masih waras keluar dan menjauh dari kedua poros politik gelap itu. Tak boleh terjebak dalam gorong-gorong permainan politik licik yang penuh sandiwara. Rakyat harus mandiri dan waspada,” pungkasnya.