Aksi 411 dan 212 Dituding Ditunggangi Makar, Pemerintah Jokowi Lebay

Aksi super damai 212 (IST)
Aksi super damai 212 (IST)

Pemerintah terlalu berlebihan (lebay) menuding aksi 411 dan 212 ditunggangi makar untuk melengserkan kekuasaan

“Namun belakangan pemerintah sudah mulai terlalu lebay dan terkesan paranoid, terkesan menuduh dan mengambil kesimpulan melompat,” kata Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago dalam rilis kepada media, Senin (2/1).

Kata Parwi aksi 411 dan 212 menjadi sejarah penting bagi Indonesia. Selain itu, dua aksi yang melibatkan massa dalam jumlah banyak dan damai enghabiskan energi yang tidak sedikit tapi mampu didengar dunia.

Baca juga:  Mendagri Tjahjo Beri Sinyal yang Kritik Jokowi Siap Dilibas TNI/Polri

“Aksi 212 dan 411 menjadi sejarah penting. Semua mata dan telinga dunia juga ikut melihat, menyaksikan dan mendengar mengambil bagian menyaksikan peristiwa aksi damai terbesar sepanjang sejarah,” ungkap Parwi.

Selain itu, ia mengatakan, ada dugaan Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) rawan disalahgunakan untuk membungkam dan menghabisi lawan politik dan mematikan ruang kritik.

“Sudah banyak yang ditangkap dan memakan korban dan dituduhkan pasal transaksi elektronik tersebut. Jangan sampai rakyat mulai takut berbicara dan berpendapat,” ujarnya.

Baca juga:  Sri Bintang Tuding Kejahatan Jokowi Melebihi Firaun