Ulil JIL Tegaskan Orang Islam tak Salat Belum Kafir

Ulil Abshar Abdalla (IST)
Ulil Abshar Abdalla (IST)

Tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla mengatakan, orang Islam yang tak salat belum di sebut kafir.

“Saya tidak berpandangan bahwa seorang yang tidak salat atau beribadah, dia menjadi kafir, dan boleh dibunuh,” kata Ulil dalam tulisannya berjudul “Pandangan Saya Tentang Salat”

Ulil mengatakan, dalam Al Quran dan Sunnah tidak ada menyebut orang Islam yang tidak salat di sebut kafir.

“Hukuman ini juga tidak sesuai dengan ajaran Islam yang saya pahami. Baik di Quran maupun di sunnah, tak ada pernyataan yang eksplisit bahwa orang yang tak salat harus dihukum mati,” papar Ulil.

Baca juga:  Ulil JIL Tegaskan Negara Pendukung LGBT Lebih Makmur dan Azab Tuhan Hanya Mitos

Ulil mengkritik ulama fikih klasik Islam dalam memahami orang Islam yang tidak salat.

“Ulama fikih klasik Islam, tampaknya, memahami salat/sembahyang sebagai ritual yang komunalistik. Artinya, salat adalah ritual yang menandai keanggotaan anda dalam sebuah komunitas. Jika anda meninggalkan ritual itu, anda dianggap meninggalkan komunitas. Atau, lebih buruk lagi, dianggap telah berkhianat kepada komunitas. Karena itu, anda harus dibunuh,” ungkap Ulil.

Kata Ulil, Salat tindakan personal, bukan komunal. Dia menandai komunikasi pribadi antara Tuhan dan manusia.

Baca juga:  Tokoh JIL Guntur Romli Ungkap Al Quran Hanya Dongeng

2 comments

  1. maklum bibirnya aja dah gak normal. jadi harap di maklum kl omongannya dah gak normal.

  2. sudahlah mas Anton kalau mau berdebat, berdebat saja, cantumkan dan bantah apa yang dikatakan mas Ulil dengan dalil atau surat surat di Al Quran, jadi yang baca akan dapat manfaatnya. Jangan lantas membantah dengan meng-kambing -hitamkan cacat-nya dari mas Ulil. Jadi tidak mendidik orang yang membacanya…

Comments are closed.