Jika Melawan Xi Jinping, Kajian Politik Merah Putih: Prabowo Tumbang dan Digantikan Gibran

Prabowo Subianto akan tumbang dan digantikan Gibran Rakabuming Raka jika melawan Presiden China Xi Jinping.

“Apabila Prabowo melawan Xi Jinping, mantan Danjen Kopassus itu akan tumbang dan dihabisi sesuai watak komunis “melawan dibunuh”,” kata Koordinator Kajian Politik Merah Putih Sutoyo Abadi kepada redaksi www.suaranasional.com, Rabu (1/5/2024).

Kata Sutoyo, komunis Xi Jinping  sudah menunjukkan sikapnya terhadap Indonesia seluruh political economic policy harus di bawah kekuasaannya. “Xi Jinping menunjukkan sikap bahwa Indonesia sudah tidak berdaulat  secara “diplomatic dan substansial”,” paparnya.

Baca juga:  Survei Indikator Politik: Siapapun Lawan di Putaran Kedua, Prabowo-Gibran Pemenangnya

Sutoyo juga mengatakan, tujuan jangka pendek Prabowo menang itu untuk meng-backup melindungi Jokowi, keluarganya dan kroni-kroninya dari sidang pengadilan rakyat. Tujuan jangka panjang “renstra politik” China Komunis untuk kuasai Indonesia.

Analisa diatas diprediksi Prabowo menjabat presiden tidak akan sampai 5 tahun. Karena ditengah perjalanan kesehatannya Prabowo dibuat tidak kondusif karena disinyalir Prabowo akan “memberontak” kepada Xi Jinping, “Prabowo akan “diselesaikan oleh China.

“Xi Jinping sudah lama menyiapkan pengganti Jokowi harus tetap berhaluan komunis untuk menguasai Indonesia tanpa perang fisik. Salah satu misi dan  tujuan terbesar RRC  Cina Komunis melalui Prabowo tidak lepas dari  program Belt and Road Initiative (BRI) dulu bernama proyek OBOR (One Belt One Road),” pungkasnya.

Baca juga:  Penghuni Rusun Terancam Terusir, Indikasi Skenario Ahok Usir Pribumi dari Jakarta