7 Hakim Konstitusi Berpeluang Dukung Prabowo Dilantik Sendirian, hanya Hakim Guntur yang Menolak

Prabowo Subianto bisa dilantik menjadi Presiden Indonesia 2024-2029 tanpa Gibran Rakabuming Raka (Gibran) karena didiskualifikasi MK.

“Harapan tim hukum paslon No 01 dan 03 berharap Gibran didiskualifikasi dari pencalonan Calon Wakil Presiden 2024. Saya melihat 7 hakim konstitusi berpeluang dukung Prabowo dilantik sendirian, hanya hakim Guntur yang menolak” kata kader PDIP dekat almarhum Taufik Kiemas, Beathor Suryadi kepada redaksi www.suaranasional.com, Sabtu (13/4/2024).

Hakim MK yang menangani sengketa Pilpres 2024 terdiri dari Suhartoyo, Saldi Isra, Arief Hidayat, Enny Nurbaningsih, Daniel Yusmic Pancastaki Foekh, M Guntur Hamzah, Ridwan Mansyur, dan Arsul Sani.

Baca juga:  Jubah Hakim Arogansi MK: Hanya Mahkamah Kata-kata, Hilang Substansi Keadilan yang Diperjuangkan

Gibran tidak bisa dilantik, kata Beathor berdasarkan data pada Pilpres 2014 dan 2019 suara Prabowo di tiap TPS suara rata-rata 47% dan 48% bersama paslonnya, lantas saat bersama Gibran di 2024 ini angkanya menjadi 58%

“Lantas bagaimana LSI Denny JA memisahkan angka-angka tersebut khusus angka pribadi Prabowo yang terpisah dari paslonnya,” ungkapnya.

Jika angka pribadi Prabowo ada di 53% atau lebih, kata Beathor maka mantan Danjen Kopassus itu layak dilantik sendirian, menang satu putaran tanpa Wakil Presiden yang cacat proses tersebut.

Baca juga:  Tolak Gugatan Usia Maksimal Capres 70 Tahun, PPJNA 98: Keputusan MK sesuai Aspirasi Rakyat

Akumulasi angka KPU, untuk lebih konketnya angka LSI Denny JA tetap kita sandingkan dengan angka angka Prabowo yang ada di KPU, bila selisihnya sekitar 0.07% tersebut berarti milik angka Prabowo

“Angka angka LSI dan KPU memperkuat argumentasi Presiden Prabowo dilantik sendirian,” pungkasnya.