_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"http://suaranasional.com","Category":"http://suaranasional.com/category/news/butuh-bantuan/","Archive":"http://suaranasional.com/2017/09/","Post":"http://suaranasional.com/2017/09/21/meikarta-munculkan-kesenjangan-sosial-konflik-di-masyarakat/","Page":"http://suaranasional.com/karir/","Attachment":"http://suaranasional.com/2017/09/21/perang-ketupat-tradisi-di-bangka-belitung-jadi-inti-acara-menyambut-tahun-baru-islam/wp-image-397278986-jpg/","Nav_menu_item":"http://suaranasional.com/2016/03/11/5480/","Vecb_editor_buttons":"http://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Thursday , 21 September 2017
Breaking News
Home > Politik > Diminta Wartawan Senior Jadi Lelaki, Ini Jawaban Prof Komaruddin Hidayat

Diminta Wartawan Senior Jadi Lelaki, Ini Jawaban Prof Komaruddin Hidayat

Prof Komaruddin Hidayat (IST)

Prof Komaruddin Hidayat (IST)

Guru Besar Universitas Islam Jakarta (UIN) Prof Komaruddin memberikan tanggapan atas kritikan dari wartawan senior Edy A Effendi terkait pernyataan bahwa radikalisme akibat pemerintahan SBY.

“Itulah akibat medsos yang sepotong-sepotong. Aku tuh sudah berusaha menghindari tampil di depan publik karena sering direduksi,” kata Komaruddin menanggapi di kolom komentar Facebook Edy.

Komaruddin mengatakan, media online sengaja tidak memuat pernyatan yang memuji pemerintahan SBY. “Pujianku pada SBY ga dimuat. Termasuk kritikku pada parpol yg floating,” tulis Komaruddin.

mendapat tanggapan dari Komaruddin, Edy langsung memberikan jawaban: “Berita yang tersebar seperti itu Mas. Dan itu hampir di setiap media. Jika setiap media memberi kabar yang sama, apakah kesalahan mutlak ada pada wartawan?”

loading...
loading...


About Ibnu Maksum