_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"http://suaranasional.com","Category":"http://suaranasional.com/category/news/butuh-bantuan/","Archive":"http://suaranasional.com/2017/04/","Post":"http://suaranasional.com/2017/04/25/sudah-dicampakkan-pdip-minta-jokowi-tak-dikaitkan-dengan-ahok/","Page":"http://suaranasional.com/karir/","Attachment":"http://suaranasional.com/2017/04/25/loyalis-ahok-akan-laporkan-sekjen-pemuda-muhammadiyah-ke-polisi/perdikasman/","Nav_menu_item":"http://suaranasional.com/2016/03/11/5480/","Vecb_editor_buttons":"http://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Wednesday , 26 April 2017
Breaking News
Home > Sport > Prediksi Thailand vs Indonesia

Prediksi Thailand vs Indonesia

 

Thailand vs Indonesia (IST)

Thailand vs Indonesia (IST)

Timnas Indonesia untuk kembali menjejak final Piala AFF. Pun, belum satu pun gelar diraih Timnas Merah Putih sejak turnamen ini digelar 20 tahun lalu. Thailand dan Singapura masih berjaya dengan empat gelar plus masing-masing satu kali digenggam Vietnam dan Malaysia.

Kutukan Piala AFF? Ah, jangan bilang demikian. Sabtu (17/12) malam ini di Rajamangala National Stadium, Bangkok, tuan rumah Thailand menjamu Timnas Indonesia pada laga leg kedua final Piala AFF 2016. Menuju Thailand, Indonesia bermodal surplus satu gol berkat kemenangan 2-1 pada leg pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/12) malam.

Meski menang pada leg pertama final, semua mafhum Thailand tim ulet. Koordinasi permainannya rapi. Bulan lalu Timnas Indonesia juga merasakannya kala dikalahkan 2-4 pada penyisihan Grup A Piala AFF 2016 di Filipina. Dari grup ini, Thailand kemudian lolos ke semifinal sebagai juara grup dan Indonesia runner-up. Di semifinal Thailand menang agregat telak 6-0 atas Myanmar dan Indonesia melibas Vietnam dengan agregat 4-3.

Menyongsong laga krusial yang memastikan bisa atau tidak Tim ‘’Garuda’’ lepas dari ‘’kutukan’’ untuk kali pertama mengangkat trofi juara Piala AFF, Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl mengatakan para pemain dalam kondisi fit meski waktu istirahat cuma dua hari.

‘’Semuanya dipertaruhkan pada pertandingan besok (hari ini), baik fisik maupun mental. Saya sudah protes kepada AFF (Federasi Sepak Bola ASEAN) karena idealnya ada jeda istirahat lebih lama. Tapi tidak masalah, semua pemain sudah siap,” kata Riedl saat konferensi pers pralaga di Bangkok, Jumat (16/12).

Boaz Solossa dkk harus menunjukkan semangat juang seperti pada dua laga semifinal dan leg pertama final. ‘’Kami tidak ingin bicara target pertandingan karena kalah pun kami bisa juara, tergantung skornya. Target kami hanya bermain baik. Kami sudah menunjukkan tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola,” ucap pelatih berpaspor Austria ini.

Terpenting, kata Riedl menegaskan, para pemainnya harus benar-benar siap fisik dan mental. Bertanding di Bangkok diakuinya selalu sulit. ‘’Teror’’ fans tuan rumah sangat besar dan berpengaruh. Riedl mengatakan Thailand memiliki fans yang hampir sefanatik di Indonesia. Rajamangala National Stadium yang berkapasitas 55 ribu penonton dipastikan akan penuh sesak dan riuh dukungan untuk tim tuan rumah.

Jika para pemain Indonesia bisa mengatasi tekanan itu, hasil manis bakal diraih. ‘’Ini akan menjadi pertandingan sulit meski kami unggul 2-1 pada leg pertama. Tapi saya pikir tekanan ada di Thailand karena mereka favorit dan kami hanya underdog. Sebentar lagi sejarah akan berubah,’’ kata Riedl optimistis.

Pada laga leg kedua, Indonesia dipastikan tidak diperkuat winger Andik Vermansyah yang mengalami cedera robek ACL (ligamen lutut) kaki kiri. Pemain berusia 25 tahun yang membela Selangor FA di Liga Super Malaysia itu harus menepi sekitar tiga hingga enam pekan.

Namun, Riedl merasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Indonesia masih memiliki pemain pengganti yang punya kualitas tidak kalah bagus. ‘’Pemain pengganti tentu sudah kami siapkan, tapi tidak bisa diungkapkan di sini karena itu bagian dari strategi. Kami juga tidak mengandalkan satu pemain saja dan lebih bermain sebagai tim.’’

Dalam konferensi pers yang sama, Pelatih Timnas Thailand Kiatisuk Senamuang menginstruksikan para pemainnya melupakan kekalahan pada leg pertama. Kiatisuk, yang mengantarkan Thailand menjuarai Piala AFF 2000 dan 2002 (masih bernama Piala Tiger), bertekad membawa Thailand merengkuh gelar kelima Piala AFF. ‘’Kami harus melupakan masa lalu, target kami menang dan juara,” ujarnya.

Ia mengungkapkan kemungkinan besar timnya akan turun dengan komposisi pemain yang tidak jauh berbeda seperti leg pertama. “Semua pemain dalam kondisi bugar dan tidak ada akumulasi kartu. Tapi tidak menutup kemungkinan ada sedikit perubahan.” ANNAS FURQON HAKIM

——————————-

PRAKIRAAN PEMAIN

THAILAND (3-4-1-2): Kawin Thamsatchanan; Adison Promrak, Theeraton Bunmathan, Koravit Narmwiset; Tristan Do, Sarach Yooyen, Poklaw Anan, Kroekrit Thawikan; Chanathip Songkrasin; Sarawut Masuk, Teerasil Dangda
Pelatih: Kiatisuk Senamuang

INDONESIA (4-2-3-1): Kurnia Meiga; Beny Wahyudi, Fachruddin Aryanto, Hansamu Yama, Abduh Lestaluhu; Bayu Pradana, Manahati Lestusen; Zulham Zamrun, Stefano Lilipaly, Rizky Pora; Boaz Solossa
Pelatih: Alfred Riedl

Venue: Rajamangala National Stadium, Bangkok
Kickoff: Sabtu (17/12), Pukul 19:00 WIB

————————–

CAPAIAN INDONESIA DI PIALA AFF
1996: Peringkat Keempat | 1998: Peringkat Ketiga | 2000: Runner-up | 2002: Runner-up | 2004: Runner-up | 2007: Babak Grup | 2008: Semifinalis | 2010: Runner-up | 2012: Babak Grup | 2014: Babak Grup | 2016: ?

Catatan:  Sejak 2004 laga final dimainkan dalam dua putaran dengan format  kandang dan tandang | Perebutan tempat ketiga ditiadakan sejak 2007 | Regulasi gol tandang (away) diterapkan sejak 2010.

loading...
loading...