_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"http://suaranasional.com","Category":"http://suaranasional.com/category/news/butuh-bantuan/","Archive":"http://suaranasional.com/2017/08/","Post":"http://suaranasional.com/2017/08/18/asyik-rezim-jokowi-obral-remisi-napi-koruptor/","Page":"http://suaranasional.com/karir/","Attachment":"http://suaranasional.com/2017/08/18/asyik-rezim-jokowi-obral-remisi-napi-koruptor/nazaruddin-disel/","Nav_menu_item":"http://suaranasional.com/2016/03/11/5480/","Vecb_editor_buttons":"http://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Saturday , 19 August 2017
Breaking News
Home > Politik > Wartawan Kompas Bongkar Propaganda Salah Loyalis Jokowi Fadjroel Rachman

Wartawan Kompas Bongkar Propaganda Salah Loyalis Jokowi Fadjroel Rachman

Propaganda Fadjroel Rahman (IST)

Propaganda Fadjroel Rahman (IST)el

Loyalis Presiden Joko Widodo (Jokowi) Fadjroel Rachman memposting sebuah jembatan di Lebak, Banten yang diperbaiki pada 2016.

Pada posting itu, Fadjroel membandingkan jembatan di Lebak pada 2015 dengan sekarang.

Padahal yang diposting itu terlihat saja dan isinya propaganda untuk menaikkan citra Presiden Jokowi.

Tentu saja posting itu langsung mendapat tanggapan dari wartawan Kompas Edna Caroline Pattisina di akun Facebook-nya.

Berikut ini tanggapannya:

Ada yang salah dalam pembuatan berita oleh Fadjroel Rachman ini. Foto pertama bukan dibuat pada tahun 2015. Tetapi pada tahun awal tahun 2012. Pada november tahun 2012 jembatan baru sudah dibuat oleh alumni ITB, ITS serta Krakatau Steel dengan biaya swadaya.

Jembatan itu sudah jadi bahkan dilengkapi dengan lampu bertenaga solar cell. Dan mungkin jembatan baru itu di-perbarui lagi oleh dana APBN pada tahun 2016.

Jadi ada tumpang tindih informasi disini dan tidak tepat membandingkan yang lama dengan yang baru untuk tujuan publikasi. Bukan miss komunikasi tapi …
–Beawiharta Belly

PROPAGANDA BERBAGAI LINI. waspada !

loading...
loading...


About Ibnu Maksum