Pengamat: Tak Akui Hujan di Jambi Hasil Shalat Istisqa, Jokowi Kufur Nikmat dan Sombong

Jokowi - Foto: Nahimunkar
Jokowi – Foto: Nahimunkar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah kufur nikmat dengan tidak mengakui hasil shalat Istisqa yang menjadi penyebab turun hujan di Jambi.

“Kalau mengakui hasil teknologi buatan itu sudah kufur nikmat, mengingkari nikmat Allah. Manusia hanya berusaha dengan berbagai teknologi tetapi bukan jaminan,” kata pemikir Islam Muhammad Ibnu Masduki dalam pernyataan kepada suaranasional, Sabtu (7/11).

Menurut Ibnu Masduki, harusnya Presiden Jokowi mengatakan, hujan di Jambi merupakan hasil shalat Istisqa dan hujan buatan. “Ini yang diandalkan Jokowi hanya teknologi saja. Pemikirannya sangat sekuler sekali,” paparnya.

Baca juga:  Eks Wamenkumhan Bongkar Pimpinan Parpol yang Tersandera Kasus Korupsi Digunakan Jokowi untuk Daya Tawar Masuk Koalisi

Sebelumnya Presiden Jokowi mengatakan hujan yang terjadi di Jambi merupakan usaha dari hujan buatan yang dilakukan BNPB dengan menyebarkan garam. Mantan Wali Kota Solo itu sama sekali tidak menyebut Shalat Istisqa.

“Nah, sekarang sudah cukup jernih kan, ini karena bantuan hujan buatan. Sebelumnya kita ketahui awan tidak ada, dan kini gumpalan awan sudah membentuk, maka kita minta tim BNPB melakukan penebaran garam,” tutur Jokowi dan langsung melanjutkan perjalanannya, Jumat (30/10).

Baca juga:  Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko Kerja Sama dengan Perusahaan yang Kerjakan Proyek Fiktif