Putri Bung Karno Tegaskan NKRI Pecah Jika Masih Pertahankan Jokowi-JK

Rachmawati Soekarnoputri (IST)
Rachmawati Soekarnoputri (IST)

Saat ini, devisa sudah lampu kuning. Di saat yang sama nilai ekspor turun, rupiah anjlok dan obligasi tidak berharga lagi. Karena itu pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa saat ini dalam kondisi tenang, sungguh mengherankan.

“Duit masih banyak, dari mana? Apa indikator duit masih banyak? Jadi jangan membohongi diri sendiri bahwa rezim ini sudah gagal,” kata politisi senior Rachamawati Soekarnoputri dalam keterangan kepada suaranasional. Kamis (27/8)

Menurut Rachmawati, yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno, kini rezim sudah gagal dan tinggal menunggu kebangkrutan serta tinggal menjual asset negara. Dan kondisi ini jauh-jauh sudah diprediksi ketika menjelang pilpres.

Baca juga:  Kemenangan Prabowo-Gibran secara Curang Diumumkan KPU, Kajian Politik Merah Putih: Muncul Perlawanan Rakyat

“Pengalaman rezim proxy akan selalu jadi alat kepentingan kapitalis, dan artinya kemunduran bagi Indonesia, seperti halnya ketika Megawati menjual asset negara, mega korupsi BLBI, dan yang paling memprihatinkan mengganti UUD 1945 sesuai grand-design nekolim. Jokowi-JK sudah gagal, jangan diteruskan. NKRI bisa pecah,” demikian Rachmawati.