Sebut Banyak Survei Abal-abal Pilkada, Megawati Merasa Tertipu di Pilkada DKI & Banten

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkapkan telah ditipu di Pilkada DKI dan Banten dengan menyebut banyak lembaga survei abal-abal jelang pilkada. "Megawati mengungkapkan banyak lembaga survei abal-abal jelang Pilkada sebagai ungkapkan atas kalahnya PDIP di Pilkada DKI dan Banten. Beberapa survei memenangkan jagoan PDIP di DKI dan Banten namun hasilnya kalah," kata pengamat politik Ahmad…

Artikel Ini, Penyebab Penjilat Megawati Polisikan Jurnalis Senior Dhandhy Dwi Laksono

Sayap organisasi PDIP, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Jawa Timur melaporkan jurnalis senior Dhandhy Dwi Laksono ke polisi karena tulisannya tentang Megawati danĀ  Aung San Suu Kyi. Ketua Repdem Jawa Timur Abdi Edison menuduh Dhandy telah melakukan pencemaran nama baik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo melalui Facebook. Dalam laporannya Edison menyebut status…

Ini Makna Foto Mega di Tengah di Antara Presiden & Mantan Presiden

Foto Megawati Soekarnoputri yang berada di tengah di antara Presiden dan mantan Presiden saat HUT Kemerdekaan RI di Istana menandakan Ketua Umum PDIP itu Presiden Indonesia sebenarnya saat ini. "Foto ada di tengah itu punya makna, Megawati menjadi Presiden Indonesia saat ini," kata pengamat politik Achsin Ibnu Maksum kepada suaranasional, Sabtu (19/8). Kata Achsin, posisi…

Sebut Pengecut yang Tuding Jokowi Diktator, Megawati Lupa Ingatan

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sedang lupa ingatan dengan menyebut pengecut yang sebut Presiden Jokowi diktator. "Megawati itu sudah lupa ingatan, apa yang disebut diktator. Di partai saja dia menjabat seumur hidup. Makanya dia bela Jokowi," kata pengamat politik Ahmad Yazid kepada suaranasional, Rabu (16/8). Kata Yazid, harusnya Megawati itu belajar tentang sejarah kepemimpinan diktator…

Demi Pancasila, Harusnya Mega Siap Diperiksa Kasus BLBI

Demi Pancasila dan NKRI harusnya Megawati Soekarnoputri siap diperiksa dan mendatangi KPK dalam kasus BLBI. Demikian dikatakan pengamat politik Muhammad Huda dalam pernyataan kepada suaranasional, Rabu (19/7). Menurut Huda, saat ini, Megawati tidak tersentuh hukum dalam kasus BLBI. "Padahal saat menjadi presiden, Megawati mengeluarkan kebijakan BLBI yang merugikan negara triliunan rupiah," ungkap Huda. Kata Huda,…

MRI: PDIP Membuka Kolonisasi China di Indonesia

PDIP merupakan partai yang terlanjur menyatakan Nasionalisme sebagai instrumen politik regenerasi Soekarno. Akan tetapi dalam prakteknya, justru PDIP membuka pintu kolonisasi China.Demikian dikatakan Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI), Yudi Syamhudi Suyuti dalam keterangan kepada intelijen, Rabu (13/6). Menurut YUdi, PDIP telah berhasil dijadikan instrumen politik oleh taipan yang juga telah berhasil menjadikan Jokowi sebagai…

PDIP Nilai Tepat Megawati Jabat Ketua Dewan Pengarah UKP Pancasila

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai Megawati Soekarnoputri sangat tepat menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKPPIP). "Kalau menurut penilaian kami, secara objektif tentu sangat tepat. Beliau menjadi pribadi yang dalam kehidupan dan sepak terjangnya mengekspresikan atau mencerminkan penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu…

Bela Inpres BLBI, Jokowi Takut kepada Megawati

Presiden Jokowi terlihat takut kepada Megawati dengan mengatakan inpres tentang Surat Keterangan Lunas (SK) di era Presiden Jokowi untuk BLBI tidak masalah. "Padahal kesalahan dan korupsi bisa berawal dari kebijakan dan Inpres SKL era Megawati itu nyata-nyata melanggar aturan," kata pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional, Kamis (27/4). Kata Muslim, sebagai petugas partai, Jokowi harus…

Berani Beri Status Tersangka Mega Kasus BLBI, KPK Didukung Rakyat Penuh

KPK akan mendapat dukungan rakyat dari seluruh Indonesia jika berani menetapkan status tersangka kepada Megawati Soekarnoputri dalam kasus BLBI. Demikian dikatakan aktivis politik Rahman Simatupang kepada suaranasional, Rabu (26/4). "Saat ini, rakyat mencurigai KPK hanya berani pada koruptor kelas kecil saja," papar Rahman. Menurut Rahman, kasus BLBI sudah merugikan negara dalam jumlah yang sangat besar.…

Ini Dia Ritual Megawati di Makam Bung Karno

Megawati melakukan ritual meminta bantuan ke makam bung Karno setelah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan jagoan PDIP kalah di Pilkada."Ziarah Mega ke makam Bung Karno itu minta bantuan ruh Presiden Indonesia pertama terutama setelah Ahok kalah dan beberapa jagoan PDIP kalah di Pilkada," kata praktisi spiritual Ki Gendeng Pamungkas kepada suaranasional, Selasa (25/4). Kata Ki…

Jagoan PDIP akan Keok di Berbagai Pilkada

Jagoan PDIP di berbagai Pilkada akan keok karena masyarakat menganggap partai berlambang Banteng Moncong Putih mendukung penista agama. "Jagoan PDIP bisa tumbang di Jabar, Jateng. Masyarakat akan menilai PDIP mendukung penista agama," kata pengamat politik Achsin Ibnu Maksum kepada suaranasional, Senin (24/4). Kata Achsin, masyarakat tidak pernah melupakan PDIP yang membela Ahok mati-matian dalam kasus…

Ahok & Jagoannya Kalah di Pilkada, Mega Minta Bantuan ke Makam Bung Karno

Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri melakukan ziarah ke makam ayahandanya Bung Karno di Blitar setelah Ahok dan beberapa jagoannya kalah di Pilkada, Senin (24/4). Rombongan yang ikut ziarah ke Makam Bung Karno mayoritas pengikut setia Megawati dan PDIP dan tidak nampak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sejumlah petinggi DPP PDIP, misalnya Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto,…

Ahok Kalah, Mega Kesal dan tak Mau Temui Prabowo?

Saat ini beredar kabar Megawati Soekarnoputri kesal dengan Prabowo Subianto karena jagoannya di Pilkada DKI Jakarta Ahok-Djarot kalah dengan Anies-Sandi. Kabar itu juga menyebutkan, Megawati kesal dengan sikap Prabowo yang membiarkan politisasi agama untuk memenangkan Pilkada DKI Jakarta. "Ibu terlihat kesal dan nampaknya tidak akan menemui Pak Prabowo seperti ke SBY," ungkap petinggi PDIP yang…

Restui Megawati Pidato di Peringatan KAA, Jokowi Jalankan Tugas Petugas Partai

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjalankan tugas sebagai petugas partai dengan mempersilahkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato di peringatan KAA. "Mempersilahkan Megawati pidato di peringatan KAA menunjukkan Jokowi jalankan tugas sebagai petugas partai. Harus tunduk kepada Ketua Umum PDIP," kata pengamat politik Zainal Abidin dalam pernyataan kepada suaranasional, Rabu (19/4). Kata Zainal, Jokowi tidak lepas…