Suara Nasional

Putra KH Maemoen Zubair Bongkar Kesesatan Islam Nusantara, Ini Buktinya

Putra ulama terkenal KH Maemoen Zubair, KH Najih Maemoen (Gus Najih) mengkritik keras Islam Nusantara. Gus Najih membuat makalah berjudul "Islam Nusantara dan Konspirasi Liberal". "Islam Nusantara hadir untuk mensinkronkan Islam dengan budaya dan kultur Indonesia. Ada doktrin sesat di balik lahirnya wacana Islam Nusantara," ungkap Gus Najih.Kata pria yang lama belajar ilmu agama Islam…

Dendam Mami Mega tak Bisa Jadikan BG Kapolri, KPK Harus Bubar

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mempunyai sifat mendendam dan tidak bisa melupakan orang yang dianggap menyakitinya. Susilo Bambang Yudhoyono adalah buktinya. SBY sudah dianggap musuh bebuyutan oleh Megawati. Setiap acara HUT Kemerdekaan sewaktu SBY jadi Presiden, Megawati tidak datang. Dan dendam Megawati itu juga ditujukan kepada KPK. Lembaga yang didirikan sewaktu ia menjadi Presiden justru…

Wow, Foto di Facebook bisa Di Coret-coret

Saat ini Facebook baru saja membuat fitur baru untuk mengedit foto, disamping itu fitur baru tersebut memungkinkan penggunanya untuk mencoret-coret foto sebelum diunggah ke jejaring sosial. Seperti kami kutip dari Venture Beat, Jumat (9/10/2015). Berhubung Fitur baru ini masih dalam tahap peluncuran. Bagi anda belum menemukannya haruslah bersabar. Cara menggunakannya, anda buka aplikasi Facebook untuk…

Netizen Sebut PDIP = PKI

Para pengguna sosial media yang biasa di sebut netizen bersuara keras terhadap upaya PDIP melemahkan KPK. Beberapa di antaranya menyebut PDIP itu sama dengan PKI, kepanjangan dari Partai Koruptor Indonesia. Salah satu netizen Mustofa Nahrawardaya di akun Twitternya menyindir PDIP dengan sebuah foto bertuliskan "Partai Korupsi Indonesia PKI mau Bubarin KPK. Waspadalah". Sebelumnya, PDIP melalui…

Santri NU Ini Fatwakan Wajib Pilih Ahok di Pilkada DKI 2017

Santri Nahdlatul Ulama (NU) Mohammad Khoirun memberikan fatwa wajib hukumnya memilih Ahok di Pilkada DKI 2017. Melalui akun Twitter-nya @MohKhoiron mengutarakan wajib hukumnya Umat Islam memilih Ahok. "Dan saya akan kampanyekan bahwa jika belum ada pemimpin dari Islam yang seperti Ahok, maka memilih Ahok hukumnya wajib," kicau Khoiron. Padahal Ahok diduga terlibat dalam korupsi pembelian…

Gembosi KPK, PDIP Ingin Lindungi Megawati dan Jokowi Agar tak Terseret Masalah Hukum

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menggalang revisi undang-undang KPK punya maksud agar lembaga antirasuah itu tidak membongkar kasus Megawati Soekarnoputri."PDIP menggalang revisi KPK di mana KPK hanya 12 tahun sejak dibentuk. Ini menggembosi saja," kata pengamat politik Muslim Arbi dalam keterangan kepada suaranasional, Rabu (7/10). Menurut Muslim, PDIP juga punya kepentingan agar KPK tidak…

Teuku Wisnu Sebarkan Ajaran Sesat, Ini Buktinya

Lagi ramai di socmed tentang teuku wisnu perkara amalan yang tidak sesuai dengan sunnah rasul di trans tv. Berikut beberapa tanggapan dari berbagai akun di media sosial yang kami rangkum sebagai buktinya: Teuku wisnu memang SESAT, disaat dekat dengan shiren dahulu tiba tiba dia memutuskan hubungan mereka, dengan ALASAN PACARAN ITU MENDEKATI ZINA, sehingga dia…

Ingin Mendapatkan Piala Pencitraan, Jokowi Manfaatkan Bencana Asap untuk Naikkan Popularitas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanfaatkan bencana asap untuk menaikkan popularitas dengan mengunjungi daerah tersebut. "Berdasarkan keterangan Sekretaris Kabinet Pramono Anung Presiden Jokowi mau ke Riau. Ini justru memanfaatkan bencana untuk pencitraan. Beberapa hari yang lalu di daerah yang terkena asap juga tidak selesai," ungkap pengamat politik Muhammad Huda dalam keterangan kepada suaranasional, Rabu (7/10).Menurut Huda,…

Ahok Larang Pengajian Majelis Rasulullah di Monas?

Pengurus Dewan Syuro Majelis Rasulullah SAW Habib Nabiel Al Musawa mengungkapkan acara pengajian Majelis Rasulullah di Monas ijinnya dipersulit. Majelis akan menyelenggaran acara di Monas untuk menyambut tahun baru hijriyah 1 Muharram 1437 H. Melalui akun Twitter-nya Habib Nabiel @nabiel_almusawa mengungkapkan acara pengajian untuk menyambut tahun baru 1 Muharram di Monas dipersulit. "Mhn doa semua,…

PDIP Desak Negara Minta Maaf ke Soekarno, Jangan Lupakan Nasakom

Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) meminta negara untuk memberikan maaf kepada Soekarno dan keluarganya. Melalui politikus PDIP, Masinto Pasaribu, negara belum memberikan permintaan terhadap Bung Karno karena selalu dikaitkan dengan PKI," ungkap Masinton sebagaimana dikutip dari Harian Nasional. Namun, salah seorang putri Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri menilai, permintaan PDI-P itu aneh karena baru sekarang digulirkan. Padahal, di…

Parah, Partainya Jokowi Pelopori Gembosi KPK

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mempelapori untuk menggembosi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). PDIP melalui Hendrawan Supratikno mengatakan, DPR mengusulkan RUU itu inisiatif DPR guna mempercepat penyelesaian revisi. "Jika dari pemerintah, target penyelesaian revisi akan molor. Ini soal persepsi waktu penyelesaian. Saya tadi katakana, apakah kalau diberikan pada dewan selesai, Misbakhun menjawab masa sidang ini Oktober,"…

Tak Temukan PHK Karyawan, Jokowi Bohong Lagi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya pura-pura tidak tahu bahwa ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal di beberapa daerah. Data PHK itu ada kementerian Tenaga Kerja. "Padahal Menteri Tenaga Kerja pernah mengatakan, ada PHK sekitar 30 ribu tahun ini. Selain itu di Bekasi, Tangerang, Cikarang sudah banyak terjadi PHK. Ini Presiden Jokowi berbicara bukan berdasarkan data,"…

PAN Dipastikan dapat Jatah Menteri di Reshuffle Jilid II, Amien Rais Jilat Ludah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle jilid II dan memasukkan kader Partai Amanat Nasional (PAN) di jajaran kabinet. Masuknya kader PAN ini membuat Amien menjilat ludahnya sendiri. Demikian dikatakan pengamat politik Muhammad Huda dalam pernyataan kepada suaranasional, Selasa (6/10). "Yang namanya politik itu merebut kekuasaan dan bagi-bagi jatah kekuasaan. Itu hal yang lumrah. Kalau…

Ulil JIL Tegaskan Ahmadiyah dan Islam tak Bertentangan

Tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla menegaskan Islam dan Ahmadiyah tidak ada pertentangan. Ahmadiyah pun mengakui Nabi Muhammad SAW. "Sebab, nabi baru yang diyakini oleh pengikut Ahmadiyah tidak membawa agama baru. Dia hanya bertugas untuk memperkuat agama yang ada sebelumnya, yaitu Islam. Ahmadiyah tidak mengkleim adanya agama baru, meskipun oleh banyak umat Islam…