Suara Nasional

Ahok tak Diadili, Berakibat Fatal bagi Bangsa Indonesia

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak diadili kasus penistaan terhadap agama Islam bisa berbahaya bagi bangsa Indonesia. "Bila terus dibiarkan kecenderungan inilah akan memberi dampak fatal bagi kehidupan bernegara," kata Ketua Umum Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Nasrullah Narada, Sabtu (29/10). Kata Nasrullah, pemerintah saat ini terlihat tidak menghiraukan terhadap kasus penistaan agama oleh…

Angga/Ricky Takluk, Indonesia Tanpa Wakil di Final Prancis Terbuka Super Series

Sangat disayangkan tidak ada wakil Indonesia di final Prancis Terbuka Super Series. Harapan terakhir Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi harus tersingkir di semifinal. Penampilan pada laga semifinal di Stade Pierre de Coubertin, Minggu (30/10/2016) dinihari WIB, Angga/Ricky harus melewati pertarungan seru sepanjang tiga gim melawan Bodin Isara/Nipitphon Phuangpuapet. Tapi, setelah berjuang selama satu jam delapan menit,…

Ngeri, Politikus Partai Golkar Bongkar Cara Ahok “Aboriginkan” Pribumi

Politikus Partai Golkar Indra J Piliang membongkar kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menempatkan pribumi seperti Aborigin di mana hanya diposisikan kelas pekerja. "Bentar lagi kawasan kemayoran juga bernasib sama, diaboriginkan. Itu setelah Kampung Pulo dan Bukit Duri disterilkan, dibuang ke rumah-rumah susun," kata Indra di akun Twitter-nya @IndraJPiliang. Indra mengingatkan suku…

Pernah Foto Hampir tanpa Sehelai Benang, Slank Dinobatkan Jadi Duta Santri Nasional

Group band papan atas Indonesia Slank dinobatkan sebagai duta santri nasional. Band yang digawangi Bimbim dan kawan-kawan diangkat menjadi Duta Santri Nasional. Jogja/Yogyakarta melaui akun @YogyakartaCity saat mereka menggelar konser dalam rangka gelaran Pekan Kreativitas Santri Nusantra & Liga Santri Nusantara yang digelar, Jumat (28/10) di Stadion Maguwoharjo, Sleman. BACA JUGA: Kasus Ahok, Jokowi Ingin…

Dituding Lecehkan Pancasila, Ini Jawaban Skakmat Habib Rizieq ke Sukmawati

Imam Besar Front Pembela (FPI) Habib Rizieq Syihab terbukti tidak melecehkan Bung Karno dan Pancasila sebagaimana yang dituduhkan Sukmawati Soekarnoputri. Dalam video di Youtube berjudul "Habib Rizieq Tidak Terbukti Melecehkan Pancasila, Tuduhan Sukmawati Terbantahkan" sangat jelas tidak ada kata-kata Imam Besar FPI itu melecehkan bapak Proklamator Indonesia. BACA JUGA: Kasus Ahok, Jokowi Ingin Tegaskan Negara…

Sukmawati Laporkan Habib Rizieq ke Polisi, Bagian Skenario Gembosi Aksi Besar 4 November 2016

Putri Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri yang melaporkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq ke Bareskrim bagian skenario menggembosi aksi besar 4 November 2016 untuk meminta Ahok diadili dan dimasukkan penjara karena melecehkan agama Islam. Demikian dikatakan pemikir Islam Muhammad Ibnu Masduki kepada suaranasional, Jumat (28/10). "Indikasi penggembosan sudah ada, terlebih lagi jika dalam…

Dipecat dari Demokrat, Ruhut “Menyanyi” Kasus Ibas?

Ada kemungkinan Ruhut Sitompul akan "bernyanyi" kasus dugaan korupsi Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) setelah dipecat dari Partai Demokrat. "Setelah dipecat, Ruhut otomatis diback up penguasa dan dia akan bersuara dugaan korupsi Ibas," kata pengamat politik Muhammad Huda kepada suaranasional, Jumat (28/10). Kata Huda, Ruhut akan memainkan sebagai sosok penyerang kubu Partai Demokrat termasuk membuka bobrok-bobrok…

Wow, Politikus PDIP Pendukung Ahok Terlibat Penipuan Rp 200 Miliar

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Indra Simatupang terlibat penipuan senilai Rp200 miliar. Dalam kasus ini, Indra Simatupang diduga kuat menjadi otak penipuan dengan modus kerja sama fiktif. “Tersangka Indra Simatupang sebagai orang yang punya ide dalam melakukan kerja sama fiktif ini,” ujar Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan…

GP Ansor Tegaskan Banser tak Ikut Amankan Demo Besar 4 November 2016

Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qaumas menegaskan Banser tidak akan ikut serta mengamankan demo besar 4 November 2016 di depan Istana. "Ngak ada Banser turun tangal 4 November nanti. Baik menjaga, apalagi terlibat dalam unjuk rasa," kata Gus Tutut panggilan akrab Yaqut Cholil Qaumas di akun Twitter-nya @Ansor_Satu Sebelumnya Ketua Umum PBNU KH Said…

KH Said Aqil Siradj Tuding Demo Besar 4 November 2016 Bisa Makar

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menuding demo besar 4 November 2016 umat Islam dan kelompok anti Ahok bisa makar. "Ini demonya bukan sebatas pilgub tapi lebih dari itu," kata Kiai Said di kantor PBNU, Jumat (28/10/2016). Kiai Said mengkhawatirkan demo besar pada 4 November 2016 ditunggani pihak tertentu yang…

Pemrov DKI Jakarta Hutang Uang Sampah ke Warga Bantar Gebang

Pemberian uang kompensasi bau sampah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) kepada warga di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, molor. Akibatnya, DKI Jakarta terpaksa mengutang kepada Kota Bekasi untuk menalangi kompensasi kepada 18 ribu keluarga di sana. Dadang Hidayat, Asisten Daerah II Bidang Administrasi, Kota Bekasi mengatakan belasan ribu keluarga di tiga kelurahan, yakni Sumur Batu,…

Wapres JK Bela Dahlan Iskan

Wapres Jusuf Kalla (JK) menyatakan tidak yakin mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan melakukan sesuatu yang dituduhkan, namun tetap menyerahkan proses hukum kepada pengadilan. "Saya tidak yakin Pak Dahlan punya niat seperti itu, tapi banyak hal di Indonesia memang selama ada masalah dihubung-hubungkan terus, tapi itu tugas merekalah (pengadilan) itu," kata JK, Jumat (28/10). JK juga…

Politisasi Agama, Beredar Selebaran Mengutip Ayat dan Hadits Gambarkan Ahok Sosok Peduli Islam

Saat ini beredar selebaran yang mengatasnamakan nahdiyin Jakarta yang memuji sosok Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dalam selebaran itu tertulis Peringatan Nasional Hari Santri. Pada alinea pertama selebaran itu mengutip QS Al Hujurat ayat 6 dengan huruf arabnya. Kemudian mengartikan "Hai orang-orang yang beriman, jika datang seorang yang fasik kepadamu membawa suatu berita (yang belum jelas)…

Tersangka dan Masuk Penjara, “Orang-orang SBY” Dikerjain Rezim Jokowi

Beberapa menteri di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjadi tersangka bahkan masuk penjara mengindikasikan 'orang-orang' Ketua Umum Partai Demokrat itu sedang dikerjain Rezim Jokowi. "Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah masuk penjara, Dahlan Iskan juga dan tak lama lagi Gamawan Fauzi. Ini indikasi KPK maupun penegak hukum menjadi alat politik," kata pengamat politik Ahmad…

KPK Segera Jebloskan Penjara Gamawan Fauzi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak menutup kemungkinkan menjebloskan penjara Menteri Dalam Negeri periode 2009-2014 Gamawan Fauzi. Tentunya penahanan dilakukan jika ada bukti yang mengarah pada pelanggaran hukum. Pada pemeriksaan sebelumnya, Gamawan tidak mengindahkan saran dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Saran meliputi pemantauan nilai dan pemecahan proyek pengadaan E-KTP. BACA JUGA: Polisi Cepat Tangkap…