Akan Hajar yang Buat Meme Jokowi, Istana dan Luhut Mulai Ketakutan Gerakan Rakyat

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan telah membungkam kreativitas dengan mengancam seseorang yang membuat meme Presiden Joko Widodo (Jokowi). Saat ini ada kecenderungan kebebasan berpendapat dan berkreasi dibatasi. "Harusnya Menkopolhukam Luhut tidak perlu sampai mengancam seseorang yang membuat meme, biarlah rakyat yang menilai kelakuan Presidennya," ungkap pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional,…

Parah, Anies Baswedan Jilat Puan Maharani

Menteri Pendidikan Dasar & Menengah dan Kebudayaan Anies Baswedan telah menjilat Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani. Anies mengakui Puan Maharani cukup aktif dalam membantu dalam mengatasi persoalan asap. "Siapa bilang (tidak kerja)? Tiap waktu Bu Puan selalu telepon saya mengecek kerja kami di lapangan bagaimana," ujar Anies di sela-sela…

Akui Punya Rakyat dan Merasa Jadi Presiden, Megawati Pertanyakan Rakyat saat Terjadi Kebakaran Hutan

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri masih merasa menjadi Presiden Indonesia saat ini. Ia mempertanyakan sikap rakyatnya saat terjadi kebakaran hutan sehingga menimbulkan bencana asap. "Kebakaran, saya bingung, kok yang ribut pemerintah saja. Ke mana rakyat-rakyatku?" kata Megawati saat menjadi pembicara kunci dalam seminar dan bedah buku "Revolusi Pancasila" di Jakarta Convention Center, Selasa (27/10). Putri…

Rezim Jokowi Diurus Pedagang dan Calo

Beginilah nasib negara ketika diurus oleh para pengusaha yang berlatar belakang pedagang, calo dan makelar proyek, negara diubah fungsinya menjadi pelayan pengusaha untuk mengeruk uang rakyat dan pemerintahnya diubah fungsinya menjadi notaris untuk mensyahkan perjanjian bisnis antara negara dengan pebisnis.Demikian dikatakan  Pengamat dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng dalam keterangan kepada suaranasional, Senin…

Mami Mega Minta Jatah ke Jokowi, Istana Jadi Tempat Bagi-bagi Kekuasaan

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mendatangi Istana untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandakan di era rezim sekarang Istana jadi tempat bag-bagi kekuasaan. "Kalau membahas partai harusnya di luar, Istana untuk kepentingan bangsa dan negara. Kebetulan pertemuan Jokowi-Mega bersamaan dengan mendekatnya waktu reshuffle dan peristwa tersangka beberapa anggota Koalisi Indonesia Hebat (KIH)," kata pengamat…

Gila, Kemendikbud Keluarkan Rp146 Miliar untuk Pameran Buku Frankfurt Diketuai Goenawan Mohammad dan Tanpa Tender

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan anggaran yang cukup besar yaitu Rp146 miliar untuk ikut serta dalam pameran buku Frankfurt di Jerman. Pemilik akun Wilson Sitoris @wilsonsitorus mempertanyakan penggunaan anggaran termasuk tender. "Saya tabayyun, jangan dimarah. Anggaran Frankfut itu ditender gak? Saya cari di LPSE gak nemu, mungkin saya yg kurang telaten mencari," kicau Wilson. Sastrawan…

Jika Mata Najwa Tampilkan Kasus NasDem Sudah Di-setting Demi Pencitraan

Partai NasDem terus melakukan pencitraan di tengah kasus yang melilit partai yang didirikan bos Metro Tv tersebut. Untuk membangun citra, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan inisiatif sendiri mendatangi kantor KPK, Jumat (24/10). Kedatangi Surya Paloh yang lebih dari jadwal pemanggilan KPK hanya ingin memperlihatkan ke publik bahwa dirinya dan Partai NasDem taat kepada…

Jokowi Asik Plesiran ke AS, Rakyatnya Dibiarkan Mati Pelan-pelan karena Asap

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke Amerika Serikat (AS) di saat terjadi bencana asap. Kunjungan Jokowi ke AS itu tidak memiliki keuntungan bagi rakyat Indonesia dan kemungkinan hanya memperpanjang kontrak PT Freeport. Kata aktivis Petisi 28 Haris Rusli Moti Kunjungan kerja Presiden ke Amerika akan mempermalukan diri Presiden Jokowi di dunia international yang sangat…

Kasus Pelindo II Bisa Bongkar Aliran Dana di Pilpres 2014, Jokowi-JK Bisa Terseret?

Kasus Pelindo II bisa membuka aliran dana saat Pilpres 2014. Ada dugaan dana Pelindo II mengalir ke pasangan Jokowi-JK yang nilainya sangat tinggi dan mengarah pelanggaran. Demikian dikatakan aktivis politis Ahmad Lubis dalam pernyataan kepada suaranasional, Jumat (23/10). "Kalau JK sampai meminta kasus Pelindo II tak diungkap menandakan ada apa-apa," ungkap Lubis. Kata Lubis, pencopotan…

Sombong, Asap Belum Teratasi, Jokowi Sesumbar Mudah Atasi Kebakaran Hutan

Pengamat politik Muhammad Huda menilai Presiden Jokowi terlalu sombong menganggap masalah kebakaran hutan tidak rumit, padahal sampai sekarang pemerintah pusat tidak bisa mengatasi persoalan tersebut. "Jokowi terlalu sombong, bolehkan memberikan janji, tetapi harus melihat realitas terlebih dulu. Ini rakyat yang diberi janji tetapi kenyataan di lapangan tidak terjadi," ungkap Huda dalam pernyataan kepada suaranasional, Jumat…

Kalah Sama ILC Tv One Tampilkan Lapindo, Mata Najwa tak Berani Ungkap Kasus NasDem

Acara Mata Najwa yang diasuh Najwa Shihab sampai sekarang belum menampilkan kasus NasDem. Kasus ini menyeret Patrice Rio Capella yang langsung dipecat dari Sekjen Partai NasDem dan anggota DPR. Bahkan kasus bansos Pemprov Sumatera Utara ini di sebut-sebut melibatkan pemilik Metro TV yang notabene Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Netizen--sebutan untuk pengguna sosial media…

Pemimpin AntiIslam, Setelah Larang Majelis Rasulullah, Ahok Serang Masyumi

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menunjukkan sikap arogansi dan antiIslam. Dengan kekuasaan dan kedekatan dengan Istana, Ahok mulai menyerang kelompok Islam dengan berbagai macam fitnah dan tuduhan. Sebelumnya Ahok melarang Majelis Rasulullah untuk pengajian di Monas dengan alasan EO-nya mencari untung. Bukan itu saja, dengan sinis ia mengatakan, berdoa tidak harus di lapangan.…

Parah, Jokowi Ijinkan Aseng Jadikan Pribumi seperti Aborigin

Saat ini korporasi aseng telah menanamkan investasi di Indonesia. Dalam menjalankan perusahaannya sangat diskrimasi terhadap warga pribumi."Kami membahas betapa korporasi-korporasi aseng mendikriminasi buruh-buruh pribumi. Mereka muliai merekrut buruh-buruh aseng," kata Guru Besar Universitas Indonesia Prof Sri Edi Swasono dalam pernyataan dalam pernyataan di group whatsapp aktivis pergerakan, Rabu (21/10). Menurut Sri Edi, pribumi hanya dijadikan…

NU Dukung Cabut SKB 3 Menteri yang Persulit Bangun Tempat Ibadah

Sekjen Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Helmi Faisal menyatakan dukungannya pada ide revisi Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri. Dimana isinya terkait perizinan pendirian rumah ibadah. “Saya sepakat dengan ide dari Mendagri. Sebab selama ini proses pendirian rumah ibadah terlampau prosedural,” jelasnya saat dihubungi, Senin (21/10) sebagaimana dikutip Republika.co.id Dia menyatakan di SKB yang lama,…

Biar tak Dianggap Goblok, Foto Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari tak Dikasih Jenggot

Saat perayaan Hari Santri Nasional (HSN) di Tugu Proklamasi terdapat foto besar pendiri NU Hadratussyaikh Hasyim Asy'ari, Kamis (22/10). Dalam foto itu tidak terlihat, Mbah Hasyim--biasa disapa tidak ada jenggotnya. Tentu saja, publik ada yang mengaitkan tidak adanya jenggot Mbah Hasyim agar tidak dianggap goblok sebagaimana yang diungkapkan Ketua Umum PBNU sekarang ini KH Said…