Jokowi tak Bisa Ucapkan La Hawla Wala Quwwata Illa Billah, Allah Tunjukkan Kesalahan Pendukung Penista Agama

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang salah ucap kalimat La Hawla Wala Quwwa Illa Billah menandakan Allah menunjukkan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) salah ucap. "La Hawla Wala Quwwa Illa Billah adalah kalimat hauqolah. Yang artinya tiada daya dan upaya kecuali dengan bantuan dari Allah. Dan Jokowi salah ucap, ini menunjukkan kepada rakyat Indonesia seorang pemimpin…

Ini Alasan Marissa Haque Dukung Anies-Sandi

Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno jika memimpin Jakarta akan membawa keberkahan di ibu kota "@aniesbaswedan @sandiuno insya Allah Berkah-Nya akan bersama kita semua selalu...," kata Marissa Haque di akun Instagram miliknya @marissahaque Marissa memberikan alasan memilih Anies-Sandi sambil mem-posting foto dirinya bersama Ikang Fawzi dan Anies Baswedan serta istrinya. Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk membangun dan…

FUI Tegaskan Umat Islam Pendukung Penista Agama Munafik

Umat Islam yang membela penista agama adalah bagian dari kaum munafik yang diancam Allah akan mendapatkan azab yang pedih. "Sebab mereka senangnya berteman dengan orang kafir, mereka demennya menjadikan orang kafir sebagai pemimpin, mereka senang berlindung dan melindungi orang kafir, apalagi yang dibela dan dilindungi si penista agama," kata Sekjen Forum Umat Islam, Muhammad Al…

Tak Dukung Ahok, Titiek Soeharto Dipecat dari Golkar?

Kabar yang beredar DPP Partai Golkar akan memberikan sanksi kepada Titiek Soeharto yang tidak memberikan dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta. Kabar di lingkungan DPP Partai Golkar, putri Presiden Indonesia kedua itu kemungkinan akan dipindah ke komisi lain ataupun di PAW. "Bisa jadi untuk Pemilu 2019, Mbak Titiek tidak urut nomor…

Politikus Golkar Tegaskan Ahok Punya Agenda Hancurkan Islam

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sering mengolok-olok Al Maidah menandakan mantan Bupati Belitung Timur itu mempunyai agenda menghancurkan Islam. "Ahok mempunyai agenda khusus untuk mendiskreditkan dan melemahkan Islam dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Itu dilakukan Ahok secara sistematis mulai tulisan di buku, interview, isi pidato dan ucapan spontannya," kata politikus Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam…

Kementerian Sekretaris Negara Hapus Video Saat Jokowi Salah Ucapkan La Hawla Wala Quwwata Illa Billah

Dalam kanal Youtube resmi Kementerian Sekretaris Negara tidak menampilkan pidato Presiden Jokowi yang salah menyebut kalimat La Hawla Wala Quwwata Illa Billah. Di kanal Kementerian sekretaris Negara berjudul "Peresmian Pembukaan Sidang Tanwir Muhammadiyah, Ambon" hanya diperlihatkan tempat pertemuan Tanwir Muhammadiyah dan pidato Jokowi yang memuji organisasi KH Ahmad Dahlan itu. Di video itu tidak ditampilkan…

Ini Dia Video Jokowi Salah Ucapkan La Hawla Wala Quwwata Illa Billah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat salah mengucapkan kalimat La Hawla Wala Quwwata Illa Billah saat pembukaan Tanwir Muhammadiyah di Ambon. Dalam video "'LIVE Ambon' Pidato Luar Biasa Pak Jokowi Di Acara Tanwir Muhammadiyah 2017" terlihat sekitar pada detik 34 mantan Wali Kota Solo tidak bisa mengucapkan kalimat La Hawla Wala Quwwata Illa Billah. Selain itu,…

Aktivis Malari 1974: Negara Makin Panas, Terdakwa Penista Agama Dibiarkan Berkeliaran 

Situasi negara Indonesia makin memanas jika seorang pejabat dengan status terdakwa penista agama bebas berkeliaran. Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Ahad (26/2). "Gubernur DKI yang sudah terdakwa dan belum diberhentikan dari jabatannya membuat negara makin panas," jelas Salim. Kata mantan tahanan politik era Presiden Soeharto ini, baik pendukung Ahok dan antiAhok…

Ruhut Sitompul Jamin Dirinya dan Pendukung Ahok Masuk Surga

Ruhut Sitompul membuat pernyataan kontroversi terkait dirinya dan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bisa masuk surga. "Ha ha ha jangan mau di takut2i dengan tidak dido'ai kalau mati, ya sudah ikut Aku saja kalau mati selain dio'ain juga dijamin Masuk Surga," kata Ruhut di akun Twitter-nya @ruhutsitompul. Ruhut berkicau seperti itu terkait beredar spanduk di…

Dosen UIN Jogya: Hormati Spanduk Larangan Menshalati Pendukung Penista Agama seperti Spanduk Hormati Orang tak Berpuasa

Harusnya dihormati spanduk di berbagai masjid yang isinya tidak menshalati warga yang memilih penista agama. "Sebaiknya spanduk di mesjid itu dihormati sebagai pendapat sebagaimana dulu umat muslim hormati spanduk "Hormati Orang yang Tidak Berpuasa"," kata Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta Iswandi syahputra di akun Twitter-nya @iswansyah. "Masjid Ini Tidak Mensholatkan Jenazah Pendukung dan Pembela…

Politikus PDIP Ini Ngejek Raja Salman tidak Kunjungi Pesantren

Politikus PDIP Zuhairi Misrawi mempertanyakan tidak adanya agenda dari Raja Arab Saudi Salman mengunjungi pesantren. "Baru ngeh, rupanya Raja Salman tidak ada kunjungan ke Pesantren. Rupanya Bali lebih memikat daripada Pesantren," kata Zuhairi di akun Twitter-nya @zuhairimisrawi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir yang akrab disapa Tata mengatakan, sejumlah agenda Raja Salman antara lain…

Imigrasi Palangkaraya Usir Warga China

Imigrasi Kelas I Palangka Raya mendeportasi tiga warga negara Republik Rakyat China karena bekerja di Desa Takaras, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, tanpa dilengkapi dokumen resmi. "Dipulangkan langsung ke China kata kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Palangka Raya, Wishnu Daru Fajar, di Palangka Raya, seperti dikutip dari Antara, Jumat (24/2). Ketiga warga China bernama…

Ijinkan Pabrik Semen Rembang, Gubernur dari PDIP Ini Langgar Keputusan MA

Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDIP Ganjar Pranowo telah melanggar hukum dengan mengijinkan PT Semen Indonesia di Kendeng, Rembang. Padahal, lewat putusan Peninjauan Kembali (PK) yang berkekuatan hukum tetap, Mahkamah Agung telah memenangkan petani yang menolak pabrik semen. "Kalau Gubernur Ganjar tidak menghargai keputusan MA, berarti melanggar konstitusi," kata pengamat politik Sahirul Alem kepada…

Survei Oxfam Tunjukkan Kemiskinan di Era Jokowi Makin Meningkat

Hasil survei Oxfam menunjukkan angka ketimpangan ekonomi di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) makin melebar. "Hasil survei Oxfam menunjukkan kekayaan empat orang taipan Indonesia setara dengan kekayaan 100 juta penduduk miskin Indonesia," kata pengamat politik dan ekonomi, Salamuddin Daeng dalam pernyataan kepada suaranasional, Jumat (24/2).Kata Salamuddin, Oxfam medasarkan perhitungan ini dari standar kemiskinan yang dikeluarkan…

Anies-Sandi Diprediksi Menang di Putaran Kedua

Pasangan Anies-Sandi kemungkinan besar memenangkan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta melawan Ahok-Djarot. Demikian dikatakan  Indonesian Monitoring Political Economic Law and Culture for Humanity (IMPEACH) Aspianor Sahbas dalam keterangan kepada suaranasional, Jumat (24/2). Kata Aspianor, di putaran pertama, Anies-Sandi ini hanya didukung oleh 2 Parpol yang secara perolehan kursi di DPRD jika ditotalkan jumlahnya jauh lebih…