Seperti di Filipina, Mantan Presiden SBY Bisa Serukan Mobilisasi Massa

Presiden Susilo keenam Bambang Yudhoyono (SBY) bisa saja memobilisasi massa seperti mantan Presiden Filipina Fidel Ramos dan Cory Aquiono saat menggulingkan kekuasaan Josep Estrada. "Apakah kalian pembully SBY menginginkan mantan Presiden ini tidak sekedar mentuit tapi mengikuti cara filipina?," kata Staf Khusus Era Presiden SBY, Andi Arief di akun Twitter-nya. Kata mantan aktivis SMID ini,…

Jokowi Kekanak-kanakan Respon Kritik SBY

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kekanak-kanakan dalam merespon kritikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Respon kekanakan yang ditunjukkan dalam cuitan Presiden Jokowi. Jokowi tampak sedang berlagak bahagia saat tertawa terbahak menyaksikan lakon hiburan pada acara HUT Megawati Ketum PDIP," kata mantan Relawan Jokowi, Ferdinand Hutahean kepada suaranasional, Rabu (25/1). Kata Ferdinand, Twit yang sedang tertawa itu seolah…

Janji Anies: Kami Akan Hadirkan Kepemimpinan Efektif dan Bersahabat

Anies Baswedan Cagub dari nomor urut tiga menjanjikan akan menghadirkan kepemimpinan yang dapat membawa nuansa Jakarta jadi lebih bersahabat jika terpilih menjadi Gubernur DKI. Selain itu, birokrat juga bisa bekerja dengan tenang dengan dengan konsep kepemimpinan tersebut. "Yang berprestasi akan dapat reward positif dan tidak menghukum birokrat dengan sebutan semua korupsi, yang ada adalah semua…

AHY Janji Tingkatkan RTH 15 Persen dalam 5 Tahun

Agus Harimurti Yudhoyono Calon gubernur nomor urut 1 mengaku berkomitmen untuk meningkatkan ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta.  Agus mengatakan ini setelah dirinya mendapat pertanyaan dari panelis bagaimana strategi meningkatkan RTH di Jakarta yang defisit. "Itu adalah komiten kami untuk tingkatkan ruang terbuka hijau yang jauh dari ideal," jelas Agus di arena debat cagub DKI…

Mahkamah Konstitusi (MK) Pecat Hakim Konstitusi Patrialis Akbar

Mahkamah Konstitusi (MK) memecat hakim konstitusi Patrialis Akbar. Hal itu buntut ditetapkanya Patrialis sebagai tersangka kasus korupsi jual beli putusan MK. "Rapat Permusyawaratan Hakim mengambil keputusan sebagai berikut yaitu membebastugaskan hakim terduga Dr Patrialis Akbar, SH., MH dari tugas dan kewenangannya sebagai hakim konstitusi sejak hari ini, Jumat 27 Januari 2017," ucap Arief Hidayat, Ketua…

Mantan Anggota DPR: Ahok Jadi Bom Waktu Siap Meledak

Saat ini kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) siap meledak karena sudah menjadi isu internasional. "Main-main dengan Ahok, kini masalahnya mendunia, mondial. Luar biasa Ahok. Orang berdemo di Amerika, di depan gedung putih untuk membubarkan FPI dan menghujat intoleran," kata mantan anggota DPR Djoko Edhi Abdurrahman kepada suaranasional, Kamis (26/1). Kata Djoko, Jika tak salah dalam…

Aktivis Malari: ILC Tema “Membidik Rizieq” Dibatalkan, Rezim Jokowi Menjijikan

Rezim Joko Widodo (Jokowi) sangat menjijikan karena diduga kuat meminta acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne tema "Membidik Rizieq" dibatalkan. "Sungguh menjijikan rezim penguasa sekarang ini, kebebasan pers, kebebasan berpendapat diberangus membabi buta," kata aktivis Malari 1974, Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Kamis (26/1). BACA JUGA: Sebut Buku "Jokowi Undercover" tak Ilmiah, Dosen UI: Presiden Jokowi…

Tersangka, Ade Armando Bangga Menistakan Agama seperti Ahok

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando, mengaku bangga dengan statusnya sebagai tersangka kasus pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dengan begitu, posisinya saat ini sama seperti calon Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. "Saya bangga dijadiin tersangka penodaan agama, soalnya saya jadi sama kayak Pak Ahok, levelnya saya sama kayak Ahok," kata…

Burhanuddin Muhtadi Bantah Terkait Pesan Berantai Dirinya Rekayasa Survei

Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi membantah terkait beredarnya isi whatsapp percakapan melakukan rekayasa survei di Pilkada DKI 2017 "Wallahi, demi Tuhan, itu bukan WA saya. Hoax. Masak kamu percaya akun ngga jelas begitu?," kata Burhanuddin di akun Twitter-nya @BuhanMuhtadi. Burhanuddin memberikan klarifikasi atas pertanyaan dari wartawan Seputar Indonesia Chamad Hojin. Burhan menyesalkan beredarnya berita…

Prabowo: Pemerintah Dikelola Amatiran, Demo Selalu Ada

Seringnya demonstrasi di Indonesia menandakan pemerintahan saat ini dikelola secara amatiran. "Demo akan selalu ada, bila negara ini masih dikelola pemerintah secara amatiran," kata mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Purn Suryo Prabowo di akun Facebook-nya. Kata Prabowo, munculnya banyak demo menandakan rakyat masih tidak puas dengan kinerja pemerintah belum bisa memenuhi rasa keadilan.Prabowo…

Rezim Jokowi Menuju Totaliter, Ini Tanda-tandanya

Saat ini Rezim Joko Widodo (Jokowi) menuju totaliter dengan ditandai pelarangan acara ILC di TV dengan "Membidik Rizieq" dan pemblokiran beberapa situs berita oposisi. Pelarangan acara ILC sudah kedua kalinya. "Medoso sedang diseragamkan perilakunya. Menyusul Islam diseragamkan. Lalu pers dimulai dengan ILC. Subtansi demokrasi ditandai adanya heterogenitas. Kalau homogen namanya totaliter," kata mantan anggota DPR…

Politikus Golkar: Anggap Ancaman, Penguasa Akan Kalah Berhadapan dengan Habib Rizieq

Penguasa akan kalah dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq jika menganggapnya lawan dan harus dihabisi. "Jika mbungkam HRS dianggap seperti menyingkirkan ancaman bagi kekuasaan, menyingkirkan suara yang beda, maka yakinlah metode begini akan kalah,” kata politikus Partai Golkar Yayat Biaro di akun Twitter-nya ‏@yayatbiaro. Kata Yayat, harusnya penguasa belajar dari sejarah sehingga tidak menganggap Habib…

Banser Minta Negara Hajar FPI Cs

Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serba Guna (Satkornas Banser) meminta negara tegas terhadap Front Pembela Islam (FPI) dan kelompok-kelompok yang mengganggu keamanan dan memunculkan intoleran. "Terhadap keberadaan FPI dan ormas-ormas sejenis yang melakukan ancaman dan tindakan kekerasan serta kerap menyatakan ujaran kebencian sebagai model gerakannya, Banser mendesak negara jangan kalah. Segera ambil tindakan," kata Komandan…

Pemilik Akun Facebook Rinaldi Surya Telah Hina Islam dan Ulama

Pengguna media sosial (netizen) khususnya Facebook digegerkan dengan pernyataan pemilik akun Rinaldi Surya yang membuat ujaran kebencian. Berdasarkan penelusuran suaranasional, Rinaldi Surya beralamat di https://www.facebook.com/rinaldi.surya.986 dan beberapa postingnnya terkunci. Tetapi saat memberikan komentar maupun share sangat terlihat kebenciannya terhadap Islam. Ia pun pernah berkomentar di Fanpage NetTv saat memberitakan aparat kepolisian akan memproses hukum pembawa…