Brimob Terlibat Kekerasan 21-22 Mei Dihukum 21 Kurungan, Hukum Dagelan

Penegakan hukum dagelan diperlihatkan Brimob yang terlibat kekerasan pada 21-22 Mei 2019 hanya dihukum 21 hari kurungan. Demikian dikatakan pengamat politik Muslim Arbi dalam pernyataan kepada suaranasional, Ahad (7/7/2019). "Era Jokowi sangat terlihat tidak ada penegakan hukum," katanya. Kata Muslim, publik juga butuh tahu waju anggota Brimob yang terlibat dalam kekerasan pada 21-22 Mei 2019.…

Dibongkar Dokter, Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko Sebarkan hoaks

Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko menyebarkan hoaks bahwa seseorang yang jatungnya berhenti 10 menit bisa hidup kembali. Budiman membuat narasi seorang pasien yang awalnya mengharamkan BPJS kemudian menghalalkan. "Dpt cerita: jantung seorang ibu berhenti 10 menit. Sukses disembuhkan dokter. Suaminya ditanya apa mau pake BPJS? Dia bilang: "Gak! BPJS haram!". Setelah disodori biaya Rp 50 juta,…

Pendukung Jokowi Pertanyakan SPBU Pertamina Gratiskan 2 Liter BBM jika Baca 2 Juz Al Quran

Pendukung Joko Widodo (Jokowi) di Twitter mempertanyakan kebijakan SPBU Pertamina yang menggratiskan 2 liter BBM jika membaca 2 juz Al Quran. "Kenapa harus seperti ini?" kata pendukung Jokowi Yusuf Dumdum di akun Twitter-nya @yusuf_dumdum. Yusuf berkicau seperti itu dengan melampirkan foto "Setiap Jumat SPBU Pertamina menggratiskan 2 liter setiap membaca Al Quran 2 juz". Pendukung…

Istana Tegaskan Jokowi tak Prioritaskan Bertemu Prabowo

Istana mengatakan, Joko Widodo (Jokowi) tidak ada prioritas untuk bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Masyarakat sudah baik-baik saja di luar, di bawah, menurut saya hal yang sudah normal sebenarnya jadi tidak terlalu penting lah (wacana pertemuan) itu dibicarakan lagi," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (5/7/2019). "Kemungkinan jadwal…

Ini Dia Skenario Pelemahan KPK di Era Periode 2 Jokowi

Saat ini ada skenario pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di periode kedua Jokowi dengan menempatkan perwira tinggi Polri dan Jaksa di unsur pimpinan lembaga antirasuah itu. "Jika pimpinan KPK terpilih ada unsur perwira tinggi polri dan jaksa. Maka lemahlah KPK," kata pengamat politik Muslim Arbi kepada suaranasional, Jumat (5/7/2019). Kata Muslim, keberadaan KPK karena polisi…

Tak Mau Lepas Berbagai Jabatan dengan Gaji Gede sebelum Dilantik Jadi Wapres, Publik Bisa Nilai Sendiri Kelakuan KH Ma’ruf Amin

Publik bisa menilai sendiri kelakuan KH Ma'ruf Amin yang tidak mau melepas berbagai jabatan dengan gaji yang sangat besar sebelum dilantik menjadi wakil presiden. Demikian dikatakan aktivis politik Rahman Simatupang dalam pernyataan kepada suaranasional, Jumat (5/7/2019). Kata Rahman, harusnya Kiai Ma'ruf bisa memberikan contoh kepada publik untuk melepaskan berbagai jabatan ketika ditunjuk menjadi cawapres. "Melepas…

Ki Gendeng Pamungkas: Menang Secara Curang, Jokowi tak Dihormati & Diakui Rakyat

Jokowi yang menang secara curang di Pilpres 2019 tidak dihormati dan diakui oleh rakyat Indonesia. "Tidak adanya pernyataan Prabowo Subianto untuk mengucapkan selamat kepada paslon 01. Media massa dengan jeli mengangkat masalah ini dan dianggap sebagai ketidakpatutan yang dilakukan Prabowo," Kata aktivis politik Ki Gendeng Pamungkas (KGP) kepada wartawan beberapa waktu yang lalu. Menurutnya, hal…

Ini Modus Oknum Guru Cabuli Para Siswi di Lamongan

Selain 2 orang yang telah melapor mengaku sebagai korban dugaan pencabulan, sebanyak 30 siswa sebuah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan juga telah membuat pernyataan tertulis menjadi korban oknum guru berisial SP. Demikian dikatakan Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat kepada sejumlah awak media di Mapolres Lamongan, Kamis (4/7) sore. "Korban…

Sebut Keputusan MK tak Adil, Gardu Banteng Marhaen akan Laporkan Din Syamsuddin ke Polisi

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin akan dilaporkan ke polisi atas pernyatannya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) ada rasa ketidakadilan. "Pernyataan Din Syamsuddin melanggar hukum yang menyebut keputusan MK ada rasa ketidakadilan. Kami segera melapor ke polisi," kata Koordinator Gardu Banteng Marhaen (GBM) Sulaksono Wibowo kepada suaranasional, Jumat (5/7/2019). Menurut Sulaksono, pernyataan Din ingin mendelegitimasi…

Periode 2 Jokowi Masih Pelihara Buzzer, Masyarakat Makin Terbelah

Periode kedua Joko Widodo (Jokowi) masyarakat makin terbelah karena penguasa masih memelihara buzzer. "Periode kedua Jokowi masih memelihara buzzer seperti Abu Janda, Denny Siregar, Ulin Yusron dan lain-lain. Masyarakat Indonesia makin terbelah," kata pengamat politik Sahirul Alem kepada suaranasional, Kamis (4/7/2019). Menurut Alem, Jokowi masih ingin membawa citra baik di akhir kekuasaannya. "Jokowi butuh buzzer…

Era Jokowi, Negara China Kuasai Sektor Ekonomi Indonesia

Di era Jokowi negara China menguasai sektor ekonomi Indonesia sehingga negeri Tirai Bambu itu mudah mengendalikan NKRI. Demikian dikatakan pengamat politik Muslim Arbi dalam pernyataan kepada suaranasional, Kamis (4/7/2019). "Dari hulu sampai hilir dikuasai China," ungkapnya. Kata Muslim, investasi China di Indonesia juga mendatangkan buruh dari negeri asalnya. "Sehingga warga Indonesia tidak bisa menikmati investasi…

Jokowi-PM Jepang Bertemu 1 Menit, Indonesia Jadi Olok-olokan Internasional

Indonesia menjadi bahan olok-olokan internasional setelah Presiden Jokowi bertemu PM Jepang Shinzo Abe hanya satu menit. "Di televisi Jepang durasi pertemuan para kepala negara dengan PM Jepang dibahas. Dan saat disebut pertemuan PM Jepang dengan Presiden Jokowi pembawa acaranya tertawa," kata pengamat politik Achsin Ibnu Maksum kepada suaranasional, Kamis (4/7/2019). Menurut Achsin, pendeknya pertemuan PM…

Tahap III Ekskavasi Situs Candi Patakan Sambeng Lamongan

Proses ekskavasi tahap ketiga situs Candi Patakan yang berada di Dusun Montor, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng mulai hari ini dilakukan,Kamis (4/7). Proses ekskavasi yang diduga kuat bangunan suci peninggalan masa Airlangga tersebut direncanakan akan berlangsung 10 hari. “Hari ini proses ekskavasi tahap ketiga situs Candi Patakan dilanjutkan dan dimulai kembali oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya…

Non Muslim Masuk Masjid Bawa Anjing Diminta Sabar & Ustadz Felix Ceramah Digeruduk, Cara Berfikir Double Standar Islam Nusantara

Kelompok Islam Nusantara berfikir tidak logis dan double standar ketika menyetujui menggereduk pengajian Ustadz Felix Siauw tetapi meminta bersabar ketika ada wanita non muslim masuk masjid tanpa lepas alas kaki dengan membawa anjing. "Kalau menarasikan sabar, harusnya kelompok Islam Nusantara bersabar ketika ada Ustadz Felix Siauw berceramah bukan menggeruduk. Namun sabar dinarasikan ketika ada wanita…

Gencar Wacanakan Rekonsiliasi, Aktivis Malari 74: Bukti Kubu Jokowi Menang tanpa Legitimasi Rakyat

Kubu Jokowi yang gencar mewacanakan rekonsiliasi membuktikan kemenangan 01 tanpa legitimasi rakyat. "Jokowi yang menang terlihat was-was dan gencar mengutarakan rekonsiliasi. Ini membuktikan kemenangan Jokowi tanpa legitimasi rakyat," kata aktivis Malari 74 Salim Hutadjulu kepada suaranasional, Rabu (3/7/2019). Menurut Salim, rekonsiliasi elit tidak bisa sampai ke tingkatan bawah. "Rakyat menilai tidak bisa rekonsialiasi karena kemenangan…