by

SD Muhammadiyah Birrul Walidain dan SMP 5 Kudus Dipilih Ikuti Pameran Pendidikan di Kabupaten Karanganyar

SD Muhammadiyah Birrul Walidain dan SMP 5 Kudus dipilih oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus untuk mewakili sekolah penggerak Kabupaten Kudus tingkat SD dan SMP guna mengikuti Gelar Karya pameran pendidikan yang diselenggarakan oleh BBGP (Balai Besar Guru Penggerak) Jawa Tengah dalam rangka Hari Guru Nasional 2022.

Acara ini berlangsung 1 hari pada Selasa, 6 Desember 2022 di BBGP Jawa Tengah, yang bertempat di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Seperti diketahui bahwa pameran ini bertujuan untuk berbagi ide mengenai P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang mana menjadi salah satu muatan di kurikulum merdeka.
Pameran ini diikuti oleh 40 sekolah penggerak se-Jawa Tengah, dari TK, SD, dan SMP.

Baca juga:  Tanggul Bengawan Solo di Lamongan Longsor

Tidak hanya stand pameran pendidikan dari sekolah penggerak, namun dalam acara tersebut juga menampilkan berbagai kreasi dan bakat siswa di panggung semarak HGN, lomba mewarnai, serta seminar pendidikan.

Stand SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus sendiri menampilkan berbagai permainan tradisional beserta info grafisnya sebagai hasil karya P5 siswa-siswi kelas 1. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan permainan tradisional yang sudah lama ditinggalkan dan tergantikan oleh gadget.

Selain itu, stand SDM BW juga menampilkan produk olahan singkong hasil karya P5 dari siswa-siswi kelas 4. Olahan singkong ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Singkong diolah menjadi Nama-lo (nugget manis telo), Tickong (stik singkong), dan Gendong (gelondong singkong).

Baca juga:  Gubernur DKI Anies Baswedan Resmi Buka ā€ˇFestival Jakarta Great Sale 2019

Uniknya, stand P5 dari SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga menjual produk olahan singkong yang dibuat. Hal ini semakin menjadikan stand SDM BW ramai pengunjung. Banyak yang tertarik dengan olahan singkong tidak biasa dan lezat di lidah.

Selain belajar tentang P5, stand ini juga mengenalkan pakaian adat Kudus, yang mana dikenakan oleh 2 siswa (Mas Iqbal dan Mbak Karin). Jadi, selain berbagi ilmu tentang karya anak mengenai P5, stand SDM BW juga mengenalkan kearifan lokal Kabupaten Kudus, berupa pakaian adat Kudus. (Syahirul Alem)


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *