by

Puan Minta Soekarno tak Dikaitkan Pendukung PKI, Nicho Silalahi: Nasakom Digagas Bung Karno

Aktivis Molekul Pancasila Nicho Silalahi memberikan tanggapan terhadap Ketua DPR Puan Maharani yang meminta Soekarno tak dikaitkan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

“Puan minta Soekarno tak dikaitkan dengan PKI tapi sejarah memberikan fakta Presiden Indonesia pertama itu menggagas Nasionalis, Agama dan Komunis (Nasakom),” kata Nicho kepada www.suaranasional.com, Rabu (29/9/2021).

Menurut Nicho, Soekarno sangat dekat tokoh-tokoh PKI terutama menjelang peristiwa 65. “Soekarno hadir HUT PKI ke-45 tanggal 23 Mei 1965 di Istora Senayan. Dalam acara itu Soekarno dan Aidit (Ketua PKI) berangkulan mesra. Foto keduanya terdokumen dalam sejarah,” ungkap Nicho.

Nicho mengatakan, Puan harus memberikan pembelaan terhadap orang-orang yang menjadi korban atas tuduhan PKI. “Puan sama sekali tidak memberikan pembelaan korban yang dituding PKI, Gerwani di berbagai daerah,” papar Nicho.

Selain itu, ia mengatakan, pernyataan Puan justru membangkitkan luka lama para pemimpin bangsa Indonesia. “Pemimpin Bangsa Indonesia ada kelemahan dan keunggulan. Tempatkan sebagaimana mestinya,” jelas Nicho.

Puan Maharani, cucu Presiden RI pertama, Soekarno, menilai negara tak harus meminta maaf secara resmi kepada kakeknya itu. Namun, pemerintah perlu menyelesaikan sampai tuntas masalah yang dituduhkan kepada Soekarno, yakni mendukung PKI.

“Permintaan maaf resmi dari negara. Saya rasa, dengan menyelesaikan semua permasalahan yang dianggap saat ini masih mengganjal, itu bisa menyelesaikan semua masalah yang ada,” kata Puan di kompleks Istana, Senin, 5 Oktober 2015.

Loading...
Loading...

News Feed