by

Luhut Laporkan Haris Azhar & Fatia, Sastrawan Politik: Kejumawaan Kekuasaan

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang melaporkan Haris Azhar dan Fatia Maulida mengkonfirmasi kejumawaan Kekuasaan.

“Laporan Luhut ini sendiri, merupakan konfirmasi kejumawaan kekuasaan,” kata sastrawan politik Ahmad Khozinudin kepada www.suaranasional.com, Kamis (23/9/2021). “Kekuasaan tak mau dikritik dan ingin selalu benar. Baper dikritik, langsung membuat laporan,” jelasnya.

Kata Khozinudin, ada pasal ITE dan pidana umum yang dijadikan dasar laporan. Luhut merasa dicemarkan, menuding Haris menyebar kebohongan.

“Haris Azhar sendiri telah menegaskan akan siap meminta maaf jika dijelaskan kesalahannya dimana. Haris juga telah mengundang Luhut untuk mengklarifikasi keberatannya melalui acara podcastnya,” ungkapnya.

Luhut Binsar Pandjaitan melaporkan Haris Azhar dan dan Koordinator KontraS Fatia Maulida ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Keduanya disangka telah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik, pemberitaan bohong, dan atau menyebarkan fitnah. Dugaan tindak pidana disebut terdapat dalam video berjudul Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!! di akun Youtube Haris Azhar

Dalam video itu, Haris dan Fatia membahas hasil riset sejumlah organisasi, seperti KontraS, Walhi, Jatam, YLBHI, Pusaka tentang bisnis para pejabat atau purnawirawan TNI AD di balik bisnis tambang emas atau rencana eksploitasi daerah Blok Wabu di Intan Jaya, Papua. Salah satu yang diduga terlibat adalah PT Tobacom Del Mandiri, anak usaha Toba Sejahtera Group yang sahamnya dimiliki Luhut.

Loading...
Loading...

loading...

News Feed