by

Pokmas Gerakan Pemuda Nusantara di Kecamatan Modo Lamongan Diduga Fiktif

Suaranasional.com. Gerakan Pemuda Nusantara atau biasa disebut GPN di Kabupaten Lamongan tampaknya memang tidak berjalan sesuai yang diharapkan, kegiatan kegiatan yang seharusnya dapat di rasakan oleh para pemuda ini malah jadi masalah baru pada mereka.

Sepert yang terjadi di kecamatan Modo, GPN yang di pimpin oleh Aris, S.Pd (Anggota KNPI DPD Lamongan) juga ASN guru SD sekaligus bertempat tinggal di Dusun Landean, Desa kedungwaras, kecamatan Modo – Kabupaten Lamongan.

Sumber dari pemuda (MJ) yang pernah di ajak atau direkrut untuk kegiatan GPN di Modo itu ternyata hanya di jadikan Anggota saja, sedangkan kegiatan yang selama ini akan di adakan cuma isapan jempol belaka.

.” Benar mas.. saya cuma diajak ikut bergabung di GPN dan nanti informasinya akan di ikutkan kegiatan tentang kepemudaan, tapi pada kenyataannya cuma dapat kaos saja bahkan sampai saat ini tidak ada kegiatan sama sekali.,” Demikian MJ menjelaskan.

Di kecamatan Modo sendiri semestinya ada kegiatan untuk GPN dengan total anggaran sebesar 150 juta, tapi yang terjadi di lapangan tidak pernah ada/tidak pernah dilaksanakan cuma mendapatkan kaos setiap anggotanya.

Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) ini sejatinya Lahir pada tanggal 28 Oktober 2006 Di Kediri, yang bertepatan dengan Perayaan Hari Sumpah pemuda, oleh karena di pandang perlu dalam mewujudkan Indonesia tanpa Diskriminasi.
(Rinto Caem)

Loading...
Loading...

loading...

News Feed