by

Beredar Video Warga Taliwang NTB Usir Aparat yang akan Turunkan Baliho HRS

Saat ini beredar video warga kecamatan Taliwang, kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat mengusir aparat yang akan menurunkan baliho Habib Rizieq Syihab (HRS), Ahad (22/11/2020).

“Taliwang panas, Taliwang bela Habib Rizieq, Allahu Akbar, pulang sana,” bunyi seseorang dalam video tersebut.

Tidak hanya di Jakarta, pencopotan tersebut juga dilakukan di sejumlah Kota di Indonesia. Di mana saja? Berikut daerah yang ikut ditertibkan masalah baliho Rizieq.

1. Jakarta

Di Jakarta, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman memerintahkan jajarannya untuk menurunkan seluruh baliho Habib Rizieq atau yang berkaitan dengan ajakan revolusi. Selain itu, Satpol PP juga mengaku telah menyaksikan penurunan sejumlah baliho di kawasan Tebet.

Penurunan baliho tersebut dilakukan langsung oleh pemasang baliho tersebut. Terkait penurunan baliho di sekitar Jakarta, Dudung mengatakan karena semua hal memiliki aturan, termasuk pemasangan baliho. Menurutnya pemasangan baliho tak bisa sembarangan. Sudah ada aturan yang jelas di mana lokasi dan pembayaran pajaknya.

“Begini, kalau siapa pun di Republik ini, siapa pun, ini negara hukum, harus taat pada hukum. Kalau masang baliho ada aturannya, ada bayar pajaknya, tempatnya sudah ditentukan, jangan seenaknya sendiri,” tegas Dudung di sela memimpin Apel Siaga di Monas, Jumat (20/11/2020) lalu.

Baca juga:  Reklamasi Pulau K, Ahok Keok di PTUN

2. Semarang

Tidak hanya di Jakarta, Satpol PP Kota Semarang pada Sabtu (21/11/2020) siang kemarin, juga melakukan pencopotan sejumlah baliho bergambar Habib Rizieq. Dalam pencopotan tersebut terdapat 3 spanduk dan 1 baliho yang ditertibkan Satpol PP dalam operasi tersebut.

Pertama spanduk di Jalan Kolonel Sugiono, lalu dua spanduk di Jalan Layur. Ukuran ketiga spanduk itu pun berkisar 3×4 meter dan sudah terpasang sejak Agustus lalu.

Satu baliho berukuran sedang memuat narasi ‘Dirgahayu Republik Indonesia’, Menjaga Warisan Ulama’ dengan foto Habib Rizieq yang terpampang besar di atasnya.

Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purowoto mengatakan pencopotan baliho dan spanduk sebab tak berizin. Tindakan pencopotan itu merupakan bentuk penegakan terhadap Nomor 4 Tahun 1999 tentang Reklame.

“Semua baliho yang tidak berizin kita copot, mau seperti apa pun bentuknya pasti kita ambil,” kata dia di sela-sela pencopotan.

3. Solo

Hal serupa pun dilakukan di Solo. Petugas gabungan menertibkan spanduk bergambar Habib Rizieq di sepanjang titik Jalan Protokol Kota Solo, Jawa Tengah. Pembongkaran dilakukan Satpol PP dengan dikawal Polri dan TNI dengan senjata lengkap.

“Fungsinya melakukan penertiban spanduk maupun baliho yang tidak sesuai dengan ketentuan. Polri memberikan jaminan keamanan untuk Satpol PP menjalankan tugasnya dengan baik,” terang Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri.

Baca juga:  Terkait Politikus Sontoloyo, PDIP Nilai Jokowi Bicara Apa Adanya

Pembongkaran dilakukan di sejumlah titik di antaranya kawasan Kecamatan Pasar Kliwon ada 3 titik. Kemudian ada dua titik di Kecamatan Laweyan dan satu titik di Kecamatan Serengan.

“Kita memonitor setiap sudut kota maupun Jalan Protokol Kota Solo, di mana terjadi pemasangan spanduk yang tidak sesuai aturan yang berlaku dan seenaknya sendiri,” tegas Ade.

4. Palembang

Di Palembang, petugas gabungan juga melakukan pembongkaran terhadap baliho Habib Rizieq. Baliho yang dibongkar tersebut berada di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Seberang Ulu (SU) 1, tepatnya di depan Universitas Bina Darma, Palembang, Jumat malam (20/11).

Kasat Pol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya, mengatakan bahwa alasan penertiban baliho tersebut sama seperti yang dilakukan di daerah lain, yakni tak memiliki izin. Selain itu pembongkaran dilakukan karena atribut tersebut dianggap mengganggu estetika kota baik baliho yang komersil maupun non komersil.

“Jadi intinya bukan baliho HRS saja yang ditertibkan. Namun banyak atribut lainnya juga tersebar di sejumlah titik di Kota Palembang,” katanya.

Loading...
Loading...

loading...

News Feed