by

Wakil Sekjen MUI: Negara Berikan Penghargaan kepada Orang yang Mau Ubah Pancasila Jadi Ekasila?

Wakil Sekjen MUI Ustadz Tengku Zulkarnain mempertanyakan kebenaran negara memberikan penghargaan kepada orang yang mau ubah Pancasila menjadi Ekasila.

“Negeri yg katanya pengamal Pancasila dan ber-falsafah ternyata memberikan Penghargaan kepada Orang yg mau mengubah Pancasila jadi Ekasila alias Gotong Royong?” kata Ustadz Tengku Zulkarnain di akun Twitter-nya @ustadtengkuzul.

Kicauan Ustadz Tengku Zulkarnain banyak direspon warganet. 150 mengomentari, 545 meretweet dan 2700 menyukai.

Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ikut diganjar Tanda Jasa Medali Kepeloporan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga:  Wartawan Senior Farid Gaban Disomasi, Pengamat: Represif

Penghargaan itu diberikan kepada Megawati berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 79/TK/Tahun 2020 tentang Penganugerahan Tanda Jasa Medali Kepoloporan.

“Menganugerahkan Tanda Jasa “Medali Kepeloporan kepada Dr. (H.C) Hj, Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5 (2001-2004), sebagai penghargaan atas jasa-jasa dan prestasi luar biasa dalam merintis mengembangkan dan memajukan pendidikan, perekonomian sosial, seni budaya, agama, hukum kesehatan pertanian, kelautan, lingkungan dan atau bidang lain,” bunyi Keppres nomor 79/TK/Tahun 2020 Tentang Penganugerahan Tanda Jasa Medali Kepoloporan, Kamis (13/8/2020).

Jokowi mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada mereka yang telah berjasa kepada bangsa dan negara serta melalui pertimbangan-pertimbangan yang matang.

Baca juga:  Relawan Ahok Polisikan Sandiaga Uno karena Dianggap Ngemplang Pajak, Netizen: Otak di Dengkul

“Penghargaan ini diberikan kepada beliau-beliau yang memiliki jasa terhadap bangsa dan negara dan ini lewat pertimbangan-pertimbangan yang matang oleh dewan tanda gelar dan jasa,” ujar Jokowi di Istana Negara, Kamis (13/8/2020).

Loading...
Loading...

loading...

News Feed