by

Warga Sukobendu Lamongan Cairkan Dana Desa

Lamongan. Senin, 22 Juni 2020 tampak keramaian di Balaidesa, desa Sukobendu, Mantup, Lamongan. Tiga orang petugas dari Bank Jatim duduk bersama kepala desa di hadapan masyarakat.

Tepat pukul 09.00 wib acara dibuka dilanjutkan sambutan Abdul Wahab selaku kepala desa Sukobendu.

Abdul Wahab menyampaikan sambutan tentang prosedur penerima dan jumlah yang mendapatkan sumbangan ini. Selanjutnya menyampaikan himbauan pada masyarakat agar tidak mengisolasi warga yang terkena Covid 19 dan berusaha untuk membantu baik secara moril ataupun materiil.

Dijelaskan Wahab, bantuan yang diterima masyarakat adalah sesuai dengan jatah dari bank Jatim baik jumlah penerima maupun besarannya.

Baca juga:  Di Bawah Andi Amran, Kementan Ekspor Beras Organik ke Jerman
Reni Damayanti dan Mutiah setelah menerima bantuan. (Dok Yunus)

Hal ini menjawab rumor dimasyarakat mengapa dari 150 orang yang di data dan diajukan mendapat bantuan hanya 90 orang. Jadi tidak ada rekayasa, tidak ada penyimpangan, bahkan warga harus bersyukur kalau kuota 90 orang yang disediakan itu dapat dipenuhi.

Untuk persyaratannya cukup mudah. Sebagaimana disampaikan oleh Reni Damayanti (dusun Tlanak) Martiah (dusun Ngembet)dan penerima lainnya bahwa untuk mengambil hanya menunjukkan KTP saja. “Ini sangat membantu mas,” ujar Sutikno.

Kades Wahab menjelaskan bahwa sebenarnya dalam memenuhi kuota 90 orang ini sebenarnya diluar dugaan. Karena banyak desa tetangga yang tidak dapat sepenuhnya mendapatkan.

Baca juga:  Ini Identitas Pengendara Motor yang Tewas di Lamongan

“Dari 150 orang yang kami ajukan, ternyata yang lolos hanya 75 orang. Karena bantuan ini memang diberikan kepada mereka yang belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah meski dalam bentuk yang lain,” ujarnya.

Petugas dari Bank Jatim setelah membagikan seluruh jatah penerima juga berharap agar sumbangan ini benar-benar sampai kepada sasaran dan memberi manfaat bagi penerimanya. (Yunus Syam)

Loading...
Loading...

loading...

News Feed