by

178 Atlet Cabor Pencak Silat Usai Bersaing Rebut Medali di Porkab VII Lamongan

Pekan olahraga Kabupaten (Porkab) VII Lamongan, cabang olahraga (Cabor) pencak silat ini telah memasuki fase akhir dan menyelesaikan seluruh pertandingan yang dipusatkan di Gedung IPHI Asrama Haji kabupaten Lamongan, Ahad (28/10/2018).

Sebanyak 178 atlet pencak silat dari 27 kecamatan yang terdiri 123 putra dan 55 putri telah usai mengikuti pertandingan dalam perhelatan PORKAB VII Lamongan.

Sekretaris Pertandingan, Rahman Fauzi mengatakan, para peserta cabang olahraga (Cabor) pencak silat ini bersaing memperebutkan sebanyak 14 medali emas, 14 medali perak, dan 24 medali perunggu.

“Jadi para peserta ini memperebutkan sebanyak 52 medali yang terdiri dari 14 medali emas, 14 perak, dan 24 perunggu,” Kata Fauzi.

Baca juga:  Heboh, Isi Pesan Ridwan Kamil buat Final Piala presiden

Fauzi juga berharap Porkab VII Cabor pencak silat ini bisa mencetak atlet-atlet silat yang bagus, agar bisa menjadi pijakan menuju prestasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porpro) VI 2019 mendatang.

Sementara itu, Ketua IPSI Lamongan, Ir Sumiran menyampaikan terimakasih atas partisipasi atlet pencak silat serta apresiasi, menurutnya perkembangan atlet Porkab VII ini jauh lebih bagus dibandingkan sebelumnya baik dari segi kualitas maupun pemerataan para atlet di setiap kecamatan sudah ada.

“perkembangan atlet kali ini jauh lebih bagus mas, karena disetiap kecamatan sudah merata, teknik bertandingnya juga lebih bagus, kualitas setiap atlet juga lebih bagus,” kata Sumiran.

Baca juga:  Brazil Keok, Belgia Siap Layani Prancis di Semifinal

Ketika disinggung terkait target medali Cabor Pencak Silat dalam event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI 2019 mendatang yang akan diselenggarakan di Lamongan, Sumiran mentargetkan medali emas sebanyak 2, medali perak 2, dan medali perunggu 4.

“Target untuk Porprov VI besok tentu kami ada mas, kami berharap bisa meraih 2 medali emas, 2 medali perak, dan 4 medali perunggu, karena persaingan atlet silat di jatim ini begitu ketat, berbeda dengan provinsi yang lain,” pungkas Sumiran

loading...
Loading...

News Feed