by

Awas, Kelicikan Aplikasi Kredit Pintar

Aplikasi Kredit Pintar telah melakukan kelicikan dengan memberikan kredit tanpa sepengetahuan pengguna aplikasinya.

“Saya kebetulan lagi mengerjakan prototyping buat aplikasi fintech. Jadi saya mencoba berbagai aplikasi fintech yg ada salah satunya KreditPintar ini. Saya mencoba mendaftar tetapi tidak mengajukan pinjaman,” kata korban Kredit Pintar Ronald Tamaka di akun Facebook-nya.

Sebulan kemudian, Ronald ditelpon sama pihak Kredit Pintar dan menginformasikan bahwa dirinya meminjam uang Rp 1juta sudah jatuh tempo.

“Keesokan harinya, ditelpon oleh customer service (CS)-nya. Dan saya jawab, saya tidak pernah merasa pinjam. CSnya kesal, katanya sudah ditransfer dan bukti saya selfie plus KTP. Ya iyalah pasti ada, wong saya mendaftar kemarin. Tapi tetap saya merasa tidak mengajukan pinjaman,” jelasnya.

Baca juga:  Lagu Himne Guru Liriknya Sudah Berubah, Banyak yang Salah?

Ronald mengecek rekening bulan lalu dan ternyata ada transferan dari PT Sinar Digital Terdepan sebanyak 1jt. “Saya kaget. Ini kok main transfer aja. tidak diminta,” katanya.

Ronald mengecek appsnya. Bener, dirinya dianggap melakukan pengajuan kredit. Dengan cicilan harus dibayar Rp 1.280.000.

“Padahal pada saat saya mendaftar saya tidak pernah mengajukan pinjaman. Saya cek di email pun, tidak ada email dari KreditPintar. (Biasanya disetiap apps, ketika kita melakukan sebuah major event pasti ada post notification yang akan dikirim ke email customer),” ungkapnya.

Ia melihat review-review appsnya, ada beberapa yang komplainnya serupa dengan dirinya. Bahkan ada yg sudah lapor ke Kominfo.

“Kecurigaan saya sama, Ini modus untuk makan duit bunga. Dengan cara main transfer ke customer tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. kemudian pas jatuh tempo ditelpon diancam suruh bayar pinjaman yang sudah berbunga,” ungkapnya.

Baca juga:  MERINDING! Fakta Hasil Otopsi 7 Jenderal Korban G30S PKI Terungkap

Ronald terpaksa lunasi pinjaman yg “dipaksakan” ini, beserta bunganya. “Hari ini ke rek.virtual BNI. Saya bayar, karena posisinya uang sudah ditransfer ke rekening saya. Alasan mereka pasti kuat untuk menyalahkan saya nanti,” papar Ronald.

Ia berniat ke kantor Kredit Pintar dan memproses ke kepolisian dan secara hukum kasus ini.

“Duitnya cuma sejuta, tapi saya yakin banyak korban yg sama dengan saya, yg malas lapor krn duit kecil. Tapi coba bayangin, jika ada ribuan org korban seperti ini, berapa banyak bunga yang mereka makan,” pungkasnya.

loading...
Loading...

News Feed