by

Prediksi Swedia vs Swiss

Tanpa pemain legendaris Zlatan Ibrahimovic, Swedia tidak disangka bisa mencapai putaran final Piala Dunia 2018. Hebatnya lagi, The Blue-Yellow kini tinggal selangkah lagi mencapai perempat final pertama dalam 24 tahun.

Sebelum itu, Swedia harus melewati hadangan Swiss di babak 16 besar di Saint-Petersburg Stadium, Selasa (3/7) malam WIB.

Usai menyingkirkan Belanda dan Italia di babak kualifikasi, pasukan Janne Andersson berperan besar saat membuat juara bertahan Jerman pulang lebih awal dengan memuncaki Grup F, berkat kemenangan atas Korea Selatan dan Meksiko.

Persis seperti materi pemainnya, pelatih Janne Andersson bukanlah nama besar. Ia menghabiskan seluruh karier bermain dan melatih di Tanah Airnya.

Namun, pelatih berusia 55 tahun ini punya poin tersendiri. Ia menciptakan semangat kolektivitas yang telah membantu Swedia berkembang, sekalipun tidak memiliki bakat individu yang menonjol.

“Swedia sekarang benar-benar berkembang sebagai tim kolektif, yang belum kita lihat sejak 1994 (ketika mencapai semifinal Piala Dunia),” kata jurnalis sepak bola Swedia Kristopher Karlsson kepada AFP, Senin (2/7).

“Ini badai yang sempurna untuk Swedia ketika Zlatan menyelesaikan karier internasionalnya, dan Janne Andersson datang di waktu yang sama. Setiap pemain menerapkan ide Andersson untuk bekerja keras satu sama lain, dan bersenang-senang sebagai grup yang lebih besar di luar lapangan.”

Baca juga:  Prediksi Timnas U-16 vs Vietnam

Andersson mengambil keputusan besar ketika ia tidak memanggil Ibrahimovic, kendati sang striker membuka pintu untuk kembali, setelah Swedia mengalahkan Italia di babak playoff, November 2017.

Ibrahimovic mengklaim, “Piala Dunia tanpa saya bukan Piala Dunia”, saat Swedia gagal lolos empat tahun lalu.

Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Swedia itu membuat marah banyak mantan penggemarnya dengan komentar-komentar yang sangat terobsesi pada diri sendiri menjelang bergulirnya Piala Dunia 2018.

“Saya pikir ini adalah pesta terbesar dalam sepak bola, bermain di Piala Dunia. Semua pemain terbaik ada di sana, Zlatan tidak, dia seharusnya ada di sana. Media mengatakan mereka lebih baik tanpa saya, jadi itulah mengapa saya percaya pada mereka,” kata Ibra di malam sebelum turnamen.

“Itu adalah mentalitas media Swedia. Saya tidak memiliki nama khas Swedia. Sikap dan perilaku saya tidak mencerminkan Swedia, tapi saya masih memiliki rekor di tim nasional.”

Baca juga:  Lewat Gol Penalti, Swedia Menang Atas Korea Selatan

Sejatinya bukan cuma media yang menganggap Swedia bermain lebih baik tanpa Ibrahimovic, melainkan juga para pemain di skuad. “Sebagai tim, kami bermain kolektif, semua pemain bersama-sama,” kata penjaga gawang Karl-Johan Johnsson.

“Dengan Zlatan, dia adalah seorang individualis, dan permainan terjadi di sekelilingnya. Sebaliknya, sekarang kami lebih bermain secara tim.”

Semangat tim yang kuat juga telah ditunjukkan di luar lapangan. Seluruh skuad Swedia berdiri bersama gelandang Jimmu Durmaz saat ia mengecam umpatan rasial dan ancaman pembunuhan, setelah melakukan pelanggaran yang berbuah gol Toni Kroos saat kekalahan 1-2 atas Jerman.

“Orang-orang senang dengan pencapaian sejauh ini, tapi mengalahkan tim di babak grup dan kualifikasi, orang berpikir Piala Dunia ini masih jauh dari Swedia,” ujar Karlsson.

 

PRAKIRAAN PEMAIN

Swedia (4-4-2)

Olsen; Lustig, Lindelof, Granqvist, Augustinsson; Claesson, Svensson, Ekdal, Forsberg; Berg, Toivonen

Pelatih: Janne Andersson

 

Swiss (4-2-3-1)

Sommer; Michael Lang, Nico Elvedi, Manuel Akanji, Rodriguez; Behrami, Xhaka; Shaqiri, Dzemaili, Embolo; Gavranovic

Pelatih: Vladimir Petkovic

 

Tempat: Saint-Petersburg Stadium, Saint-Petersburg

Waktu: Selasa (3/7), Pkl 21.00 WIB

loading...

Loading...

News Feed