_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2018/04/","Post":"https://suaranasional.com/2018/04/19/ketua-mpr-perjuangkan-nelayan-lamongan/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2018/04/19/ketua-mpr-perjuangkan-nelayan-lamongan/zulkifli-2/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Oembed_cache":"https://suaranasional.com/2018/01/05/58a8ea02032abb85578587cef990011b/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Thursday , 19 April 2018
Breaking News
Home > Politik > MRI: Lippo Group Diduga Biang Kerok di Negeri Ini

MRI: Lippo Group Diduga Biang Kerok di Negeri Ini

Yudi Syamhudi Suyuti (IST)

Lippo Group diduga sebagi biang kerok di negeri ini dengan memanfaatkan para kepala daerah yang berpihak kepada kepentingan kelompok usahanya sehingga makin tertindas.

“Jadi mari bersama kita kuliti dan bongkar dugaan-dugaan atau indikasi yang pernah kita dengar tentang Lippo grup, Mochtar Riyadi dan James Riyadi kata Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti kepada suaranasional, Jumat (8/12).

Kata Yudi, pemilik Lippo juga pernah kita dengar sebagai inisiator masuknya jutaan imigran cina untuk kepentingan kolonisasi Cina di Indonesia (penguasaan Indonesia oleh RRC).

“Kita buktikan bersama, benar tidaknya proyek berbahaya ini. Juga masalah Meikarta, kita bongkar kesalahan-kesalahannya bersama. Ayo, mari kita bergandengan dan bergotong royong menguatkan data, sosmed dan massa untuk dukung perlawanan Rakyat Indonesia Asli melawan Lippo,” ungkap Yudi.

Ia juga mengatakan Lippo Group berkepentingan besar pada Pilpres 2019 dan Pilkada Serentak 2018, khususnya untuk Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali dan lain-lain (menyangkut meikarta dan reklamasi di daerah-daerah).

“Lippo punya banyak calon kepala daerah di Pilkada Serentak, Ridwan Kamil contohnya,” pungkas Yudi.

Sponsor
loading...
loading...


About Ibnu Maksum

  • Wina Gunadi

    netizen jaman now sekarang mudah banget ya nyebar kebencian, entah di bayar atau tdk, kl mo nagjak orang lain membenci orang/ klmpok lain hrs ada dasar atau fakta yg jelas. kl ndak ada fakta artinya cuma hoax… lg pula kl bermasalah, kan ada jalur hukum.. gitu aja kok repot.

    • Mahrus Ali

      ya harus dibuktikan agar tampak mn yg benar dan salah