_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/11/","Post":"https://suaranasional.com/2017/11/23/kh-luthfi-bashori-berpakain-islami-imannya-mancung-tinggalkan-pakaian-islami-pesek-imannya/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/11/23/kh-luthfi-bashori-berpakain-islami-imannya-mancung-tinggalkan-pakaian-islami-pesek-imannya/kh-luthfibashori/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Thursday , 23 November 2017
Breaking News
Home > Politik > Tak Kecam Penyanderaan Warga oleh OPM, Banser Hanya Jualan Jargon NKRI

Tak Kecam Penyanderaan Warga oleh OPM, Banser Hanya Jualan Jargon NKRI

Anggota Banser (IST)

Banser yang tidak mengecam penyanderaan teroris OPM terhadap warga di Papua menunjukkan lembaga yang dipimpin Yaqut Cholil Qaumas hanya jualan NKRI dan Pancasila.

“Kalau punya jiwa NKRI dan Pancasila senjata, Banser mengecam keras tindakan teroris OPM di Papua,” kata pengamat politik Muhammad Huda kepada suaranasional, Senin (13/11).

Menurut Huda, harusnya Banser juga memberikan kontribusi dalam menyelesaikan kasus penyanderaan itu. “Banser punya cabang di Papua tentunya bisa diberdayakan dalam mengatasi persoalan tersebut,” papar Huda.

Kata Huda, rakyat akan menilai negatif sikap Banser yang tidak mengecam penyanderaan di Papua. “Banser beraninya hanya membubarkan pengajian saja,” jelas Huda.

Selain itu, ia mengatakan, sikap Banser yang ditunjukkan akhir-akhir membuat citranya makin buruk. “Klaim sebagai ormas yang ramah, tetapi kenyataan arogan, rakyat makin tidak simpati kepada Banser,” pungkas Huda.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum