by

Jokowi Alami Kecemasan Kepemimpinan & Dihantui Ketakutan

Jokowi (IST)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalami kecemasan kepemimpinan dan dihantui ketakutan dengan mengatakan sebagai Panglima tertinggi TNI.

Demikian dikatakan Aktivis Pergerakan, Oenulis Setiyono dalam pernyataan kepada suaranasional, Selasa (10/10).

“Ketidakcakapan Jokowi mengendalikan kepemimpinan nasional, telah memicu banyak kecemasan dalam pemerintahannya. Termasuk kecemasannya terhadap pembangkangan militer,” ungkapnya.

Kata Oenulis, Jokowi terkesan cemas dikudeta oleh militer. Padahal, hantu kudeta militer itu justru muncul dari internal kabinet dan dari dirinya sendiri.

“Namun malangnya, kecemasan itu terus menerus diproduksi dan diutarakan kepada publik, tak lain bertujuan untuk menarik simpati publik dan mengkandangkan militer,” papar Oenulis. 

Jokowi dan kabinetnya tampak benar-benar ketakutan dengan gerakan yang mungkin muncul dari militer. Padahal sekali lagi, itu hanyalah hantu yang mereka ciptakan sendiri.

Oenulis juga mengatakan, kabinet Jokowi tidak cakap dalam mengendalikan situasi politik nasional, gelombang protes terus muncul dari rakyat, baik itu protes melalui demonstrasi terbuka dan protes di sosial media.

“Mereka tidak cakap dalam menerapkan konsep demokrasi di Indonesia. Penangkapan demi penangkapan kepada para kritikus massif terjadi. Penegakan hukum yang adil terasa tidak dijalankan dengan baik,” paparnya.

Kata Oenulis. kabinet Jokowi tidak mampu mengendalikan situasi ekonomi nasional. Hutang terus membesar, lapangan kerja semakin sempit (ditandai dengan tutupnya beberapa gerai usaha seperti seven eleven, matahari dan Ramayana).

“Kepemimpinan yang penuh dengan kecemasan karena telah sadar melakukan banyak kekeliruan. Atau lebih tepatnya, kita sedang dihadapkan dengan kepemimpinan tanpa visi. Alhasil, kegaduhan demi kegaduhan pun terpaksa harus kita telan setiap hari,” pungkasnya.

Loading...
Loading...

loading...

News Feed