_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/10/","Post":"https://suaranasional.com/2017/10/17/pilkada-jabar-pdip-koalisi-pks-ajukan-istri-aher-bakal-cagub/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/10/17/pilkada-jabar-pdip-koalisi-pks-ajukan-istri-aher-bakal-cagub/1508212133589-jpg/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Tuesday , 17 October 2017
Breaking News
Home > Politik > Jadi Buzzer Istana Dulu, Istri Novel Baswedan Bisa Bertemu Jokowi

Jadi Buzzer Istana Dulu, Istri Novel Baswedan Bisa Bertemu Jokowi

Istri Novel Baswedan Rini Emilda (IST)

Istri Novel Baswedan Rini Emilda (IST)

Istri Novel Baswedan Rini Emilda harus jadi buzzer Istana agar bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Demikian sindiran yang diungkapkan aktivis politik Ahmad Lubis kepada suaranasional, Selasa (12/9).

Menurut Lubis, Presiden Jokowi terlihat kurang peduli dalam menangani kasus Novel Baswedan.

“Kalau hanya bicara mendukung pengungkapan kasus Novel, anak kecil bisa. Sebagai Presiden, Jokowi harus membentuk Tim Gabung Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan,” ungkap Lubis.

Lubismengatakan, belum diselesaikan kasus Novel Baswedan ada dua dugaan penyebabnya. “Pertama, kekuatan besar yang mencoba menutup kasus ini karena melibatkan elit besar,” ungkap Rahman.

Lanjut Rahman, penyebab kedua, kemungkinan dibongkar jelang Pilpres 2019 sebagai amunisi politik Jokowi. “Agar Jokowi terlihat sebagai pahlawan dalam mengungkap kasus penyiraman terhadap penyidik senior KPK,” pungkas Rahman.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum