_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/11/","Post":"https://suaranasional.com/2017/11/24/rendahkan-ustadz-abdul-somad-alumni-doktor-kairo-ini-ingatkan-zuhairi-misrawi/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/11/24/rendahkan-ustadz-abdul-somad-alumni-doktor-kairo-ini-ingatkan-zuhairi-misrawi/mifatha/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Friday , 24 November 2017
Breaking News
Home > Politik > Brigade Jokowi: Kelompok Intoleran dan AntiKebhinnekaan Ingin Kuasai Indonesia di Pilpres 2019

Brigade Jokowi: Kelompok Intoleran dan AntiKebhinnekaan Ingin Kuasai Indonesia di Pilpres 2019

Kampanye tolak radikalisme (IST)

Kampanye tolak radikalisme (IST)

Saat ini ada kelompok intoleran, antiPancasila dan antiKebhinnekaan yang ingin menguasai Indonesia di Pilpres 2019.

Demikian dikatakan Koordinator Brigade Jokowi, Mulyono Hadisubroto dalam pernyataan kepada suaranasional, Senin (9/11). “Kita harus jaga bangsa Indonesia dikuasai kelompok intoleran,” ungkapnya.

Kata Mulyono, kelompok intoleran, antikebhinnekaan sudah kampanye di medsos mengalahkan Jokowi di Pilpres 2019.

“Ada kolaborasi kelompok oposisi dengan antikebhinnekaan dan intoleran dalam mengalahkan Jokowi di Pilpres 2019,” ungkap Mulyono.

Mulyono mengatakan, jika kelompok intoleran berkuasa, maka Indonesia bisa seperti Suriah. “Kelompok intoleran itu aslinya antidemokrasi dan jika berkuasa akan menghabisi minoritas,” pungkas Mulyono.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum