Korupsi Hubla Kemenhub Dicurigai untuk Pengumpulan Dana Pilpres

Antonius Tonny Budiono

Kasus korupsi yang melibatkan Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono diduga untuk untuk pengumpulan dana Pilpres 2019.

“Saya tidak percaya Dirjen Hubla korupsi untuk bantu gereja, saya curiga itu pengumpulan dana pilpres,” kata staf khusus era Presiden SBY, Andi Arief di akun Twitter-nya @andiarief_.

Andi mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelusuri dugaan pengumpulan dana Pilpres di Kemenhub. “KPK harus telusuri,” jelas Andi.

Baca juga:  PPJNA 98: Cendana & Empat Sindikat Hitam Didukung Asing Rencanakan Kudeta Jatuhkan Jokowi

Sebelumnya Antonius mengakui korupsi yang dilakukan untuk kegiatan sosial termasuk membantu gereja.

“Saya tujuannya untuk operasional. Saya kadang-kadang kalau ada, kadang kebutuhan yatim-piatu kalau ada acara, saya nyumbang. Terus ada juga gereja rusak, saya nyumbang. Ada juga sekolahan rusak, saya nyumbang. Untuk kebutuhan sosial,” ungkap Tonny.

Tonny juga memastikan tidak ada duit yang mengalir pada rekan-rekan di instansinya, apalagi menteri perhubungan Budi Karya.

“Enggak (terlibat), Pak Menteri ini orang baik,” tegas Tonny.

Baca juga:  Gembong┬áBani Serbet Gunawan Mohamad Sebarkan Hoax, Pendukungnya Mingkem Semua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *