_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/10/","Post":"https://suaranasional.com/2017/10/17/pilkada-jabar-pdip-koalisi-pks-ajukan-istri-aher-bakal-cagub/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/10/17/pilkada-jabar-pdip-koalisi-pks-ajukan-istri-aher-bakal-cagub/1508212133589-jpg/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Tuesday , 17 October 2017
Breaking News
Home > Sport > Indonesia Ditaklukkan Malaysia, Wasit Pihak Malaysia?

Indonesia Ditaklukkan Malaysia, Wasit Pihak Malaysia?

image

Skuat Garuda U-22 gagal melaju ke babak final setelah takluk 0-1 dari Malayasia. Gol Thanabalan Nadarajah mengubur harapan Garuda Muda meraih medali emas pada SEA Games.

Bermain di Stadion Shah Alam, Sabtu (26/8/2017) malam WIB, Indonesia berhasil menciptakan banyak peluang ke gawang Malaysia. Namun, lini serang tim besutan Luis Milla kerap gagal dalam melakukan penyelesaian akhir.

Peluang terbaik Indonesia terjadi di babak kedua. Ketika itu Ezra Walian yang sudah lolos jebakan offside berhasil menggiring bola ke kotak penalti. Namun, sebelum melepaskan tembakan bola yang dia kuasai bisa direbut pemain lawan.

Indonesia akhirnya kebobolan di menit ke-85. Thanabalan Nadarajah berhasil menceploskan bola ke gawang Satria Tama untuk membawa Malaysia ke babak final dan bertemu Thailand.

Indonesia hampir bisa menyamakan kedudukan pada waktu tambahan, sayangnya wasit tidak menganggap pelanggaran, padahal terlihat pemain malaysia mencoba menekel, karena bola sudah lebih dahulu terlewati oleh pemain Indonesia.

Alhasil, dengan kekalahan 0-1 ini Indonesia harus berhadapan dengan Myanmar di perebutan medali perunggu pada 29 Agustus mendatang.

Jalannya Pertandingan

Di menit-menit awal Indonesia sangat dominan dengan penguasaan bola, namun merea tak mampu memasuki wilayah sepertiga pertahanan Malaysia. Peluang pertama pun justru di dapat tim Harimau Malaya lewat umpan siang. Beruntung bagi Garuda Muda, bola dengan cepat dipotong Satria Tama.

Malaysia kembali mengancam gawang Indonesia di menit kelima. Serangan kembali dibangun lewat umpan silang di sisi kiri. Namun, sundulan Kumaahran Sathasivam dari hasil umpan silang itu belum mengarah ke gawang.

Sebagai catatan, Malaysia sejauh ini sudah mengemas 10 gol di ajang SEA Games 2017. Sembilan di antaranya lahir dari hasil bola-bola menyilang yang dilepaskan tim besutan Ong Kim Swee.

Di menit ke-13 giliran Indonesia menekan. Rezaldi Hehanusa, yang bergerak di posisi kiri mengirim umpan silang ke kotak penalti. Ezra Wilian, yang sudah menunggu di kotak penalti gagal menyabut bola lantaran lebih dulu dibuang kiper Malaysia.

Bola liar hasil sapuan M. Haziq tepat jatuh di kaki Yabes Roni dan langsung melepaskan tembakan, namun bola hasil tendangannya masih bisa diblok bek Malaysia.

Di menit ke-30, Satria Tama membuat penyelamatan gemilang. Kiper dari Gresik United itu berhasil menepis bola dengan satu tangan dari hasil tendang voli pemain Malaysia di dalam kotak penalti.

Indonesia balik menekan pertahanan Malaysia di menit ke-34. Febri, yang bergerak di sisi kiri berhasil menggiring bola dan melakukan tusukan ke arah kotak penalti usai melewati satu pemain Harimau Malaya. Alih-alih mengumpan, Febri justru memilih melepaskan tembakan. Namun, tendangannya masih tepat berada di pelukan kiper lawan.

Lima menit jelang turun minum, Indonesia terus mendominasi penguasaan bola. Namun, pemin Malaysia justru sangat sabar dalam bertahan. Hingga 45 menit berakhir, tak ada gol yang tercipta.

Di awal babak kedua Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Febri, untuk kesekian kalinya melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti Malaysia, namun upayanya itu masih bisa dihentikan bek lawan.

Di menit ke-55 Indonesia kembali menekan pertahanan Malaysia. Ezra, yang menyisi dari sisi kiri melakukan cut inside untuk kemudian memberi umpan pendek ke Evan. Dengan sekali mengontrol bola, pemain Bhayangkara FC itupun melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun bola hasil tendangannya masih terlalu lemah.

Peluang emas didapat Indonesia pada menit ke-63. Lagi-lagi Febri melakukan penetrasi di sisi kiri dan melepaskan umpan silan mendatar kepada Evan. Namun, Evan yang berhasil mengecoh satu pemain lawan gagal mengarahkan bola tepat ke gawang.

Selang satu menit kemudia giliran Ezra yang membuat lini belakang Malaysia ketar-ketir. Pemain naturalisasi itu berhasil menggiring bola ke dalam kotak penalti setelah lepas dari perangkap offside. Namun, sebelum melepaskan tembakan, bola yang dikuasainya berhasil direbut lawan.

Di menit ke-69 giliran Malaysia memberikan ancaman. Bola hasil tendangan bebas berhasil disambut dengan sundulan oleh Muhammad Jafri. Namun, bola hasil tandukannya masih sedikit melenceng di sisi kanan gawang Satria Tama.

Indonesia kembali mendapat peluang di menit ke-82. Osvaldo Haay, yang bergerak di sisi kanan melakukan tusukan ke tengah dan memberi umpan pendek ke Yabes. Pemain bernomor punggung 22 itupun langsung melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun bola hasil tendangannya masih melambung di atas gawang.

Asyik menekan, Indonesia malah kecolongan di menit ke-85. Berawal dari sepak pojok, Thanabalan Nadarajah berhasil menanduk bola ke dalam gawang Satria Tama untuk membawa Malaysia memimpin 1-0.

Di menit ke-89 Indonesia mendapat kesempatan untuk menyamakan skor lewat umpan sepak pojok. Ricky, yang berada di depan kotak 6 yard berhasil menanduk bola. Namun, hasil sundulannya masih melambung.

Hingga laga usai, tak ada gol lagi yang tercipta. Malaysia pun berhasil melangkah ke babak final usai mengalahkan Indonesia 1-0.

Susunan Pemain:

Malaysia: M. Haziq; Matthew Thomas, M. Adib, Adam Nor, M. Syazwan, M. Irfan; M. Nor Azam, M. Syamer; M. Safawi (M. Syafiq 90′), Kumaahran Sathasivam (Jafri), Thanabalan Nadarajah (M. Syahmi 90′).

Indonesia: Satria Tama; Andy Setyo, Ricky Fajrin, Putu Gede, Rezaldi Hehanusa; Hanif Sjahbandi (Gavin Kwan 89′), Evan Dimas, Yabes Roni, Febri Hariyadi, Septian David (Saddil Ramdani 59′); Ezra Walian (Osvaldo Haay 70′).

loading...
loading...


About Ibnu Maksum