_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/11/","Post":"https://suaranasional.com/2017/11/24/rendahkan-ustadz-abdul-somad-alumni-doktor-kairo-ini-ingatkan-zuhairi-misrawi/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/11/24/rendahkan-ustadz-abdul-somad-alumni-doktor-kairo-ini-ingatkan-zuhairi-misrawi/mifatha/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Friday , 24 November 2017
Breaking News
Home > Sport > Evan Dimas Serukan Hadapi Malaysia Bukan Cuma soal Sepakbola, tapi Harga Diri Bangsa!

Evan Dimas Serukan Hadapi Malaysia Bukan Cuma soal Sepakbola, tapi Harga Diri Bangsa!

Foto: Sigid Kurniawan/Antara

Foto: Sigid Kurniawan/Antara

Bertemu Malaysia pada seminal sepakbola SEA Games 2017, Evan Dimas meminta doa dan dukungan seluruh rakyat Indonesia menatap laga melawan Malaysia. Pertandingan ini soal harga diri bangsa.

Indonesia akan melawan Malaysia di semifinal sepakbola SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam, Sabtu (26/8/2017) sore. Tim Garuda lolos sebagai runner-up Grup B usai manggasak Kamboja dengan skor 2-0.

Malaysia sendiri lolos sebagai juara Grup A dengan hasil sempurna, memenangi seluruh empat pertandingan.

Mengingat Indonesia dan Malaysia punya sejarah rivalitas yang panjang, laga ini dipastikan bakal berjalan panas. Apalagi di SEA Games kali ini diwarnai isu bendera merah-putih terbalik dan sejumlah dugaan kecurangan di nomor-nomor olahraga laiinya yang merugikan para atlit merah putih.

Gelandang timnas Evan Dimas mengakui pertandingan melawan Malaysia lebih dari sekadar soal permainan di atas lapangan.

“Kami meminta doa kepada seluruh rakyat Indonesia, untuk pertandingan semifinal melawan Malaysia,” seru Evan kepada para wartawan selepas pertandingan.

“Lawan Malaysia bukan sekadar soal main sepakbola ya saya rasa, tapi juga harga diri bangsa. Harus mati-matian,” lanjutnya.

Soal keributan yang pecah seusai pertandingan melawan Kamboja, Evan tak mau banyak komentar. Dia menyebut di lapangan terkadang sulit menahan luapan emosi.

“Saya no comment lah kalau itu. Biasa kita sebagai pesepakbola juga nggak ingin seperti itu. Tapi sebagai manusia kita pengen membela bangsa mati-matian sehingga emosi terluapkan dan tidak terkontrol,” pungkas Evan.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum