_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/11/","Post":"https://suaranasional.com/2017/11/24/rendahkan-ustadz-abdul-somad-alumni-doktor-kairo-ini-ingatkan-zuhairi-misrawi/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/11/24/rendahkan-ustadz-abdul-somad-alumni-doktor-kairo-ini-ingatkan-zuhairi-misrawi/mifatha/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Friday , 24 November 2017
Breaking News
Home > News > Semangat Kemerdekaan, Putra-putri KB Al-Azhar Antusias Ikuti Lomba

Semangat Kemerdekaan, Putra-putri KB Al-Azhar Antusias Ikuti Lomba

20170816_123529

Kudus-Ratusan putra-putri KB Al-Azhar, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus antusias mengikuti lomba pada Rabu pagi (16/8), dalam rangka menyambut Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-72 tersebut anak-anak sangat semangat saat bergulirnya lomba.

Beberapa kegiatan lomba yang di lakukan secara sederhana di Halaman Kampus KB Al-Azhar itu di antaranya, Lomba estafet puzzle, lomba memasukkan pensil dalam botol, lomba makan kerupuk dan memakan sayur ketimun untuk kategori lomba kelompok. Ada juga lomba lagu kebangsaan, yang sekaligus mengenalkan wawasan kebangsaan terhadap anak.

20170816_123023

Penyelenggara KB Al-Azhar, Eni Misdiyani mengatakan, “wawasan kebangsaan kepada anak memang harus di kenalkan, kita utarakan dan kita tanamkan sejak dini. Walaupun mereka tidak pernah mengalami perihnya perjuangan meraih kemerdekaan, setidaknya mereka mengenal makna kemerdekaan.” Katanya.

Umi Eni, begitu ia disapa akrab putra-putri KB Al-Azhar menambahkan, dengan berbagai lomba yang di adakan itu sekaligus menggambarkan kepada anak bahwa perjuangan para pahlawan itu sulit, tatkala mereka berlomba dalam meraih kemenangan, dan memberikan pengertian, kemerdekaan itu harus di raih, di jaga serta di pertahankan dan mengisinya dengan semangat. Semisal, semangat dalam belajar dan gotong royong seperti mereka saat berlomba dalam kategori kelompok,” imbuhnya.

 

Seperti halnya Zaim Yafi (5 th), yang mengutarakan kegembiraan menjadi juara 1 memasukkan pensil ke dalam botol, ia mengaku sangat senang menyambut hari kemerdekaan Indonesia yang ke-72. Dengan nada gembira ia pun memperlihatkan semangat perolehan hadiah hasil jerih-payahnya mengikuti lomba kepada orang tuanya, ketika di jemput saat jam pulang.(Achmad Fakhrudin-Kontributor)

loading...
loading...


About Ibnu Maksum