_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/09/","Post":"https://suaranasional.com/2017/09/24/megawati-tak-layak-dapat-gelar-dr-hc-dari-unp/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/09/24/megawati-tak-layak-dapat-gelar-dr-hc-dari-unp/a960dc560e443bdbdfcdf6f2a4336a05-jpg/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2016/03/11/5480/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Sunday , 24 September 2017
Breaking News
Home > Politik > MRI: Jokowi Makar Lewat Reklamasi dan Pembusukan TNI

MRI: Jokowi Makar Lewat Reklamasi dan Pembusukan TNI

Yudi Syamhudi Suyuti

Yudi Syamhudi Suyuti – Ist

Presiden Jokowi terindikasi makar dengan menghidupkan proyek reklamasi yang diperuntukkan kepentingan China dan pembusukan TNI sebagai alat pertahanan negara.

Demikian dikatakan Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI), Yudi Syamhudi Suyuti dalam pernyataan kepada suaranasional, Rabu (3/5).

Kata Yudi,  reklamasi yang paling utama adalah reklamasi teluk Jakarta, dimana ada data menyebut bahwa tanah-tanah kapling telah sold out / habis terjual kepada orang-orang Cina.

“Dan perlu diketahui, bahwa reklamasi bukan hanya terjadi di Jakarta saja. Melainkan juga di beberapa daerah seperti Banten, Bali dan beberapa wilayah di luar Jawa,” ungkap Yudi.

Ia mengatakan, untuk mencapai misi tersebut, Jokowi butuh kekuatan militer yang mendukung misi jahatnya, yaitu merusak kartografi (kedaulatan tanah air) Indonesia. “Sehingga TNI pun dibusukkan melalui orang bayaran dari luar negeri, Allan Nairn,” jelasnya.

Untuk menggagalkan kudeta Jokowi dan kongsi jahatnya ini, Yudi mengajak rakyat seluruh Indonesia untuk melawan Jokowi.

“Saat ini Jokowi sebagai Presiden adalah musuh bersama kita yang harus kita berhentikan dari kekuasaannya. Dan kita kembalikan kedaulatan tanah, air, udara beserta negara agara berada di tangan rakyat,” pungkasnya.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum