_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/09/","Post":"https://suaranasional.com/2017/09/24/megawati-tak-layak-dapat-gelar-dr-hc-dari-unp/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/a960dc560e443bdbdfcdf6f2a4336a05-jpg/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2016/03/11/5480/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Sunday , 24 September 2017
Breaking News
Home > Politik > Prabowo: Salah Besar, Kekalahan Ahok Munculkan Kelompok Islam Radikal dan AntiPancasila

Prabowo: Salah Besar, Kekalahan Ahok Munculkan Kelompok Islam Radikal dan AntiPancasila

Letjen Purn Suryo Prabowo (IST)

Letjen Purn Suryo Prabowo (IST)

Pandangan yang salah besar bila menganggap kekalahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menandakan munculnya kelompok Islam radikal dan anti Pancasila.

“Salah besar, kekalahan ahok sebagai pertanda dari kebangkitan kekuatan radikal yang anti Pancasila,” kata mantan Kepala Staf Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen (Purn) Suryo Prabowo di akun Facebook-nya.

Kata Prabowo, sebuah kesalahan besar menjadikan Ahok sebagai simbol Bhinneka Tunggal Ika.

“Lebih salah lagi selalu selalu melindungi Ahok dari jeratan hukum. Tindakan seperti itu sangat mengusik rasa keadilan,” jelas Prabowo.

Menurut Prabowo, kelompok radikal bisa menang karena negara dipimpin oleh diktaktor yang tidak mampu mendengar aspirasi sebagian besar rakyatnya, dan tidak adil memperlakukan kelompok mayoritas, bahkan menindasnya.

“Kita tidak perlu kuatir hal yang sama terjadi di Indonesia, sepanjang pemerintah tidak bertingkah seperti penguasa diktaktor yang tidak adil, dan represif,” pungkas Prabowo.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum