_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/11/","Post":"https://suaranasional.com/2017/11/24/rendahkan-ustadz-abdul-somad-alumni-doktor-kairo-ini-ingatkan-zuhairi-misrawi/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/11/24/rendahkan-ustadz-abdul-somad-alumni-doktor-kairo-ini-ingatkan-zuhairi-misrawi/mifatha/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Friday , 24 November 2017
Breaking News
Home > Politik > Larang Tamasya Al Maidah 51, Progres 98: Loyalis PKI dan Pendukung Penista Agama

Larang Tamasya Al Maidah 51, Progres 98: Loyalis PKI dan Pendukung Penista Agama

Faizal Assegaf (IST)

Faizal Assegaf (IST)

Kelompok loyalis PKI dan pendukung penista agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang melarang tamasya Al Maidah 51 di Jakarta.

“Melarang Tamasya Al Maidah 51 merupakan kepanikan dari kelompok loyalis PKI dan pembela terdakwa penista agama Ahok,” kata Ketua Progres 98 Faizal Assegaf dalam pernyataan kepada intelijen, Senin (17/4).

Kata Faizal, gejala kebangkitan laten PKI harus diwaspadai sebab jaringan kelompok tersebut telah masuk ke sendi-sendi negara dan masyarakat. Gencaranya kriminalisasi ulama dan penistaan agama tidak lepas dari perilaku komunis.

Ciri dan model propoganda politik mereka, sebut Faizal, selalu menyebarkan hasutan, fitnah dan segala cara busuk untuk menunjukan permusuhan kepada umat Islam. Mereka sangat sensitif dan panik bila kaum muslim bersatu.

“Munculnya Aksi Bela Islam dan kini berpuncak pada gerakan Tamasya Al Maidah 51 adalah solusi untuk melawan kebangkitan komunis,” kataya.

Ia mengatakan, pihak manapun termasuk Istana tidak bisa melarang tamasya Al Maidah 51. “Pihak Istana dan aparat keamanan tidak bisa mencegah sebab ini gerakan solidaritas yang bertujuan damai,” jelas Faizal.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum