_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"suaranasional.com","urls":{"Home":"https://suaranasional.com","Category":"https://suaranasional.com/category/gadget/aplikasi/","Archive":"https://suaranasional.com/2017/10/","Post":"https://suaranasional.com/2017/10/19/biarkan-pembentukan-densus-tipikor-jokowi-tak-komitmen-pemberantasan-korupsi/","Page":"https://suaranasional.com/karir/","Attachment":"https://suaranasional.com/2017/10/19/biarkan-pembentukan-densus-tipikor-jokowi-tak-komitmen-pemberantasan-korupsi/d8e5c3b04378bbba022ba09c238012aa-jpg/","Nav_menu_item":"https://suaranasional.com/2017/09/26/politik/","Vecb_editor_buttons":"https://suaranasional.com/vecb_editor_buttons/baca-juga/"}}_ap_ufee
Thursday , 19 October 2017
Breaking News
Home > Politik > Politikus PDIP Nilai Zakir Naik tak Bisa Jadi Teladan

Politikus PDIP Nilai Zakir Naik tak Bisa Jadi Teladan

PDIP

PDIP – Barbara Walton/EPA

Politikus PDIP Zuhairi Misrawi menilai dai internasional yang juga kristolog Zakir Naik tak bisa jadi teladan.

“Di negeri ini, banyak ulama/kiai yang bisa dijadikan panutan/teladan. Ilmunya mendalam dan penuh kearifan. Kenapa justru merujuk Zakir Naik?,” kata Zuhairi di akun Twitter-nya @zuhairimisrawi.

Zuhairi mengakui lebih suka mendengarkan ceramah Gus Mus, Kiai Said Aqil Siradj, dan Quraish Shihab. “Saya sering nonton ceramah mereka di youtube,” ungkap Zuhairi

Ia mengatakan ceramah mantan Ketua Umum PBNU KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) lebih menarik dari Zakir Naik.

“Ceramah-ceramah Gus Dur selalu menarik. Gus Dur ilmunya luas dan citarasa humornya memikat,” papar Zuhairi.

Ia menegaskan kader NU tidak akan tertarik dengan Zakir Naik. “Masih banyak ulama/kiai yang lebih alim dan bisa dijadikan rujukan,” pungkas Zuhairi.

loading...
loading...


About Ibnu Maksum