by

Datangi MUI, Uus Akhirnya Minta Maaf Atas Kicauannya Hina Ulama

Cholil Nafis dan Uus
Cholil Nafis dan Uus – Capture by SN

Rizky Firdaus Wijaksana atau lebih dikenal dengan Uus yang popularitasnya melambung sejak menjadi komika, belum lama ini telah membuat geram umat muslim. 
Kicauannya di Twitter dianggap telah menghina ulama.

Terutama kicauannya yang berisi sindiran terhadap Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab. Alhasil cibiran dan komentar netizen tidak henti ditujukan kepada Uus.

Setelah sekian lama dinanti, Uus akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Dengan bantuan Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Cholil Nafis, Uus meminta maaf karena telah menyinggung banyak orang.

“Tadi saya menerima Rizky Firdaus Wijaksana (Uus Komedian) di MUI. Ia meminta saran dan bimbingan berkenaan dg “Heboh Tweeter”-nya. Krn banyak umat dan masyarakat yg tersinggung sehingga opininya malah jadi fitnah. Uus meminta maaf kepada umat Islam, khususnya kepada Alim Ulama atas opininya,” tulis Cholil Nafis di Facebook pribadinya.

Baca juga:  GP Ansor Minta Maaf ke Habib Rizieq, Ada Apa?

Dengan bantuan Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Pusat, Cholil Nafis, Uus minta maaf.

Dalam video yang diunggah oleh Cholil Nafis, tampak Uus mengenakan kemeja bermotif bunga-bunga duduk di sebelah salah satu anggota MUI tersebut. Dengan besar hati, Uus berharap permohonan maafnya ini bisa diterima umat Islam.

“Saya meminta maaf kepada seluruh umat Islam yang merasa tersinggung atas opini saya soal Islam yang damai dan semoga dengan tabayun (penjelasan) ini dengan pak Cholil di sini bisa menjauhi fitnah-fitnah yang mulai berdatangan,” tutur Uus.

Baca juga:  Artis Olga Syahputra Meninggal Dunia di Singapura

Cholil Nafis tentu saja menerima permintaan maaf Uus dan memintanya untuk menghapus pernyataannya di Twitter yang bersangkutan dengan agama Islam.

“Saya meminta masyarakat mengakhiri polemik yg kurang produktif dan memaafkan Uus yg telah meminta maaf dan ia akan mengubah cara komunikasinya dg pola yg lebih baik., Juga akan menghindara bahasa yg bisa disalahpahami,”  tulis Cholil Nafis.

https://youtu.be/w22rCSgBPtM

loading...

Loading...

News Feed